Pemerintah Italia resmi menangguhkan perjanjian kerja sama pertahanan dengan Israel di tengah meningkatnya ketegangan akibat serangan militer di Lebanon. Keputusan ini diambil setelah muncul kritik dari Roma terhadap tindakan Israel yang dinilai berdampak pada warga sipil.
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyatakan bahwa pemerintahnya memutuskan untuk menghentikan perpanjangan otomatis kerja sama tersebut. Kebijakan ini diumumkan di sela-sela acara di Verona.
“Dalam situasi saat ini, pemerintah telah memutuskan untuk menangguhkan perpanjangan otomatis perjanjian pertahanan dengan Israel,” ujar Meloni seperti dilansir dari Al-Jazeera, Rabu (15/4).
Perjanjian yang disetujui sejak 2006 itu sebelumnya diperbarui secara otomatis setiap lima tahun. Kerja sama tersebut mencakup pertukaran teknologi militer, pelatihan personel, hingga riset dan pengembangan di bidang pertahanan.
Meski dikenal sebagai salah satu sekutu dekat Israel di Eropa, pemerintah Italia dalam beberapa pekan terakhir mulai melontarkan kritik terhadap operasi militer Israel di Lebanon. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Israel terkait keputusan tersebut.
Ketegangan kedua negara meningkat setelah Italia menuding pasukan Israel melepaskan tembakan peringatan ke arah konvoi pasukan penjaga perdamaian Italia di Lebanon. Insiden itu dilaporkan merusak satu kendaraan, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Sebagai respons, Italia memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.
Di sisi lain, Israel juga memanggil duta besar Italia setelah pernyataan Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, yang mengecam serangan terhadap warga sipil di Lebanon. Dalam kunjungannya ke Beirut, Tajani menegaskan posisi Italia yang mendukung Lebanon di tengah eskalasi konflik.
“Untuk menyampaikan solidaritas Italia atas serangan Israel yang tidak dapat diterima terhadap penduduk sipil,” katanya.
Langkah Italia ini menandai perubahan sikap yang cukup signifikan dari salah satu sekutu Eropa Israel, sekaligus mencerminkan meningkatnya tekanan internasional terhadap operasi militer Israel di Lebanon.