close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
icon caption
Peristiwa
Jumat, 18 September 2026 08:30

Serangan Houthi ancam jalur pelayaran dan minyak global

Doc. AP Photo/Abdulnasser Alseddik | Serangan Houthi mengancam jalur pelayaran serta stabilitas minyak global. Stabilitas keamanan perairan akan menentukan nasib harga energi dan arus perdagangan global.
swipe

Kelompok Houthi di Yaman kembali memicu peringatan, menyusul rangkaian serangan terhadap kapal-kapal komersial di sepanjang jalur strategis Laut Merah.

Berdasarkan laporan Associated Press (18/9/2026) Aksi bersenjata ini menimbulkan ancaman serius terhadap pasok global dan pergerakan minyak dunia, mengingat kawasan tersebut merupakan urat nadi perniagaan yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

Lintasan Laut Merah, khususnya Selat Bab el-Mandeb, adalah salah satu chokepoint atau titik sempit paling krusial. Jutaan barel minyak mentah dan produk energi melintasi perairan ini setiap harinya. 

Akibat ancaman drone dan rudal, sejumlah raksasa perkapalan global terpaksa mengambil keputusan drastis untuk mengalihkan rute kapal mereka memutari Benua Afrika.

Pengalihan rute ini secara langsung memicu lonjakan biaya logistik, premi asuransi, dan keterlambatan pengiriman barang ke berbagai belahan dunia (AP News, 18/9/2026). 

Bagi Arab Saudi, dinamika yang dipicu oleh Houthi ini menghadirkan tantangan geopolitik dan ekonomi kompleks. Di satu sisi, Saudi memiliki kepentingan vital untuk menjaga keamanan ekspor minyaknya melalui Laut Merah. 

Di sisi lain, eskalasi militer ini membayangi upaya diplomasi Riyadh yang tengah berusaha merajut kesepakatan damai jangka panjang di Yaman setelah bertahun-tahun terlibat dalam konflik. Hingga saat ini, komunitas global terus memantau pergerakan di kawasan tersebut. 

img
Shabrina Dwi Arsa
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan