close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Volodymyr Zelensky. Foto: .
icon caption
Volodymyr Zelensky. Foto: .
Peristiwa
Senin, 20 April 2026 15:51

Zelensky: Uang minyak Rusia biayai perang

Zelensky kecam pelonggaran sanksi minyak Rusia oleh AS, sebut dana miliaran dolar dari minyak dipakai untuk serangan ke Ukraina.
swipe

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengecam keras pelonggaran sanksi terhadap minyak Rusia setelah Amerika Serikat memperpanjang izin penjualan (waiver) di tengah lonjakan harga energi global akibat konflik Timur Tengah.

Dalam pernyataannya, Zelensky menilai kebijakan tersebut berpotensi memperkuat kemampuan militer Rusia dalam melanjutkan serangan ke Ukraina.

“Setiap dolar yang dibayarkan untuk minyak Rusia adalah uang untuk perang,” ujar Zelensky dilansir dari Channel Asia News, Senin (20/4).

Ia menyebut miliaran dolar dari penjualan minyak Rusia digunakan untuk membiayai serangan udara dan operasi militer terhadap wilayah Ukraina.

Meski tidak menyebut secara langsung, kebijakan ini merujuk pada langkah pemerintahan Donald Trump yang memberikan perpanjangan izin selama satu bulan untuk penjualan minyak Rusia yang sudah berada di laut.

Kebijakan tersebut diambil untuk menekan kenaikan harga energi global yang dipicu konflik di Timur Tengah. Namun, keputusan itu bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya dari Menteri Keuangan AS yang menyebut tidak akan memperpanjang pelonggaran sanksi.

Zelensky mengungkapkan saat ini terdapat lebih dari 110 kapal tanker yang membawa minyak Rusia di laut, dengan total muatan lebih dari 12 juta ton minyak mentah.

Menurutnya, pelonggaran sanksi memungkinkan minyak tersebut kembali diperdagangkan tanpa konsekuensi, sehingga memberikan keuntungan finansial besar bagi Moskow.

“Nilainya mencapai US$10 miliar, dan sumber daya itu langsung diubah menjadi serangan baru terhadap Ukraina,” tegasnya.

Ia juga memaparkan eskalasi serangan Rusia dalam beberapa waktu terakhir. Dalam sepekan terakhir saja, Rusia disebut telah meluncurkan lebih dari 2.360 drone, lebih dari 1.320 bom udara berpemandu, serta hampir 60 rudal ke berbagai wilayah Ukraina.

Salah satu serangan terbaru dilaporkan menewaskan seorang remaja berusia 16 tahun dan melukai empat orang lainnya di kota Chernihiv.

Zelensky menegaskan pentingnya menghentikan distribusi minyak Rusia sebagai bagian dari upaya menekan agresi militer Moskow.

“Penting agar kapal tanker Rusia dihentikan dan tidak diizinkan mengirimkan minyak ke pelabuhan. Ekspor minyak agresor harus dikurangi,” tambah Zelensky.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan