sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tanggapi Luhut, Demokrat: Setop bangun ibu kota dan belanja alutsista

Pemerintah diminta menyetop belanja negara untuk membangun ibu kota negara dan alutsista serta dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Selasa, 06 Jul 2021 11:50 WIB
Tanggapi Luhut, Demokrat: Setop bangun ibu kota dan belanja alutsista

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman, mengatakan, kritik terhadap kebijakan pemerintah bukanlah hal tabu. Dia sepakat jika kritik bertujuan untuk mengoreksi kebijakan pemerintah, terutama soal penggunaan anggaran negara yang seharusnya fokus untuk menangani Covid-19.

Hal ini diungkapkannya dalam merespons Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM darurat, Luhut Binsar Pandjaitan, yang meminta semua pihak tak berkomentar macam-macam tentang  penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah.

"Betul, Pak Luhut. Yang baik kita dukung, yang salah kita koreksi, yang berhasil kita puji. Uang negara sebaiknya fokus digunakan untuk tangani Covid yang makin ganas," kicaunya melalui akun Twitter, @BennyHarmanID, sebagaimana dikutip alinea.id, Selasa (6/7).

"Stop bangun ibu kota negara, stop belanja alutsista, stop korupsi bansos. Cukup tiga STOP!#RakyatMonitor," sambung Benny.

Sebelumnya, Luhut meminta semua pihak tidak berkomentar macam-macam mengenai penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah. Kilahnya, negara sedang melakukan yang terbaik.

"Tidak usah berkomentar macam-macam, pemerintah melakukan yang terbaik. Dari apa yang kami dapat sampai tadi malam, presiden juga sudah nanya ke saya, saya bilang, 'Tidak ada yang mengkhawatirkan jika kita sudah mengerjakan sesuai bidang masing-masing,'" ujarnya dalam konferensi pers, Senin (5/7).

Luhut menegaskan, pemerintah telah mengidentifikasi berbagai macam permasalahan dalam penanganan Covid-19 yang belakangan ramai di masyarakat. Dia mengakui adanya masalah, tetapi disebut sudah ditangani dengan baik dan terukur.

"Peningkatan Covid-19 terus berjalan dan kami melihat mungkin sampai tanggal belasan ke depan masih tetap naik karena masa inkubasinya," tandasnya.

Sponsored
Berita Lainnya