sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gatot Nurmantyo dinilai cari dukungan untuk Pilpres 2024

Jika Gatot Nurmantyo ingin maju jadi capres atau cawapres, maka dia membutuhkan HRS.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Minggu, 06 Des 2020 11:21 WIB
Gatot Nurmantyo dinilai cari dukungan untuk Pilpres 2024
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.263.299
Dirawat 160.142
Meninggal 34.152
Sembuh 1.069.005

Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo termasuk cukup sering membela Habib Riziq Shihab (HRS). Hal tersebut, disinyalir sebagai upaya mencari modal dukungan untuk menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Saya menganalisa, Gatot sedang mencari arus dukungan kelompok HRS. Sebab, hanya kelompok itu yang bisa dia garap secara politik, karena lebih terorganisir ketimbang kelompok lainnya," kata pengamat politik Maksimus Ramses Lalengkoe, Sabtu (05/12).

Pendapat serupa disampaikan pegamat politik Ujang Komarudin. Menurutnya, bukan hal aneh jika Gatot membela mati-matian HRS.

"Tidak aneh dan bukan hal baru. Karena keduanya memiliki garis yang sama, yaitu menjadi kritikus terhadap pemerintah," ungkapnya.

Tidak hanya sama dalam konteks mengkritisi pemerintah, menurut Ujang, langkah perjuangan Gatot dan HRS juga memiliki kesamaan, yaitu ingin meluruskan pemerintah jika dinilai salah jalan. 

"Jadi pada intinya, Gatot juga butuh HRS dan massanya. Jika Gatot maju jadi capres atau cawapres, maka dia membutuhkan HRS. Jadi HRS bisa menjadi teman dan aset bagi Gatot," ujar Ujang.

Baru-baru ini, Gatot tampil dalam acara Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh yang disiarkan Front TV. Dalam kesempatan itu, ia mengatakan, masih ada praktik ketidakadilan dalam pemeriksaan HRS oleh Kepolisian terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Apa yang terjadi belakangan ini tentang pemeriksaan HRS, kalau memang negara ini adil dan benar-benar beradab maka semua yang kumpulan-kumpulan, periksa semuanya," tegas Gatot.

Sponsored
Berita Lainnya

Netflix tayangkan film Geez & Ann

Kamis, 25 Feb 2021 19:48 WIB

Perpres 7/2021 perkuat penanganan terorisme

Kamis, 25 Feb 2021 19:58 WIB