close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Puan Maharani membantah batalnya Demokrat bergabung dengan PDI Perjuangan lantaran hubungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tak baik. / Facebook
icon caption
Puan Maharani membantah batalnya Demokrat bergabung dengan PDI Perjuangan lantaran hubungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tak baik. / Facebook
Politik
Jumat, 03 Agustus 2018 01:41

Puan Maharani kuak hubungan Megawati dan SBY

Puan Maharani menguak hubungan Megawati dan SBY serta PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.
swipe

Puan Maharani menguak hubungan Megawati dan SBY serta PDI Perjuangan dan Partai Demokrat. 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang juga politisi PDI Perjuangan mengatakan hubungan antara kedua partai politik tersebut baik-baik saja.

Puan membantah batalnya Demokrat bergabung dengan PDI Perjuangan lantaran hubungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tak baik.

"Menurut saya tidak seperti itu juga. Saya saja sama mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) sering ketemu. Selain itu, para Sekjen (Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan dan Demokrat) dengan yang lain-lain juga seperti itu," ujar putri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tersebut, Kamis (2/8).

Memang, hubungan Partai Demokrat dan PDI Perjuangan dikabarkan merenggang. Terlebih saat pendekatan yang dilakukan oleh Ketua Umum Partai Demokrat SBY ke kubu Joko Widodo gagal dan akhirnya berlabuh ke Prabowo Subianto.

Bahkan, SBY mengungkapkan batalnya Demokrat merapat ke Jokowi terjadi lantaran masih ada ganjalan hubungan antara Megawati dan SBY

Menurut Puan, tidak bersamanya PDI Perjuangan dan Demokrat terjadi lantaran belum ditakdirkan membangun koalisi. 

"Mungkin belum takdir dan belum jodoh saja. Karena, kami tidak pernah ada pembatasan komunikasi atau pembatasan silaturahmi. Justru, kami juga berusaha untuk melakukan (silaturahmi) itu," jelasnya. 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (non aktif) tersebut berharap perhelatan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden mendatang dapat berjalan damai. 

Dia juga mengatakan, Pemilu 2019 merupakan Pemilu pertama yang dilaksanakan serentak antara Pileg dan Pilpres.  

"Semoga pesta demokrasi berjalan dengan aman, nyaman, rahasia, tanpa kemudian menjadi terpecah belah," katanya. 

Puan menegaskan, jangan sampai hanya karena perhelatan Pemilu 2019 terjadi perpecahan di antara masyarakat. Sebab, biar bagaimanapun, sesama anak bangsa tetaplah bersaudara.

"Jadi jangan sampai kemudian ada isu-isu yang kemudian bisa memecah belah persaudaraan kita, kebangsaan kita, hanya karena masalah Pemilu lima tahunan yang akan kita lakukan pada 2019," harap Puan. 

Sementara itu, Puan menegaskan hingga saat ini, partai koalisi pendukung Jokowi belum membentuk tim pemenangan Pilpres 2019. Partai Koalisi masih dalam tahap pembicaraan untuk menyatukan pandangan.
 

img
Robi Ardianto
Reporter
img
Sukirno
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan