Saat drama China ramai bikin emosi, Shine On Me menawarkan kisah romansa pelan tentang tumbuh dewasa dan berdamai dengan hidup.
Belakangan ini, nonton drama China rasanya jadi rutinitas baru. Timeline media sosial penuh potongan adegan dracin—dari yang super manis sampai yang bikin emosi naik turun. Di tengah hype itu, aku nemu Shine On Me. Awalnya nggak berekspektasi tinggi, tapi justru drama ini yang bikin aku bertahan.
Berbeda dari dracin populer yang penuh konflik besar atau romansa kilat, Shine On Me jalannya pelan. Di awal bahkan sempat terasa, “kok biasa aja?” Tapi makin ditonton, makin kerasa relate—terutama buat yang lagi ada di fase hidup serba nanggung setelah lulus kuliah.
Mengusung genre romansa modern, serial ini punya alur yang lembut dan realistis, dekat dengan dinamika generasi muda yang sedang memasuki fase dewasa. Diadaptasi dari novel karya Gu Man, drama ini digarap oleh sutradara Chen Zhoufei dan dibintangi Zhao Jin Mai serta Song Wei Long.
Cerita berpusat pada Nie Xi Guang, lulusan universitas yang ceria dan penuh semangat. Semasa kuliah, ia diam-diam mengagumi Zhuang Xu, sosok mahasiswa berprestasi yang dingin dan sulit didekati. Perasaan itu tak pernah terungkap hingga masa kuliah berakhir.
Aku cukup ngerasa dekat sama karakter Xi Guang. Dia kelihatan oke-oke aja, tapi masih nyimpen perasaan lama yang nggak pernah selesai. Naksir, nggak kesampaian, lalu masuk dunia kerja sambil bawa sisa-sisa penyesalan. Jujur, ini tipe cerita yang jarang disorot, tapi sering banget dialami.