close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Still cut drama China Shine On Me. Foto dokumentasi WeTV.
icon caption
Still cut drama China Shine On Me. Foto dokumentasi WeTV.
Sosial dan Gaya Hidup
Sabtu, 10 Januari 2026 20:01

Dracin Shine On Me, romansa pelan yang relate dengan fase dewasa

Saat drama China ramai bikin emosi, Shine On Me menawarkan kisah romansa pelan tentang tumbuh dewasa dan berdamai dengan hidup.
swipe

Belakangan ini, nonton drama China rasanya jadi rutinitas baru. Timeline media sosial penuh potongan adegan dracin—dari yang super manis sampai yang bikin emosi naik turun. Di tengah hype itu, aku nemu Shine On Me. Awalnya nggak berekspektasi tinggi, tapi justru drama ini yang bikin aku bertahan.

Berbeda dari dracin populer yang penuh konflik besar atau romansa kilat, Shine On Me jalannya pelan. Di awal bahkan sempat terasa, “kok biasa aja?” Tapi makin ditonton, makin kerasa relate—terutama buat yang lagi ada di fase hidup serba nanggung setelah lulus kuliah.

Mengusung genre romansa modern, serial ini punya alur yang lembut dan realistis, dekat dengan dinamika generasi muda yang sedang memasuki fase dewasa. Diadaptasi dari novel karya Gu Man, drama ini digarap oleh sutradara Chen Zhoufei dan dibintangi Zhao Jin Mai serta Song Wei Long.

Cerita berpusat pada Nie Xi Guang, lulusan universitas yang ceria dan penuh semangat. Semasa kuliah, ia diam-diam mengagumi Zhuang Xu, sosok mahasiswa berprestasi yang dingin dan sulit didekati. Perasaan itu tak pernah terungkap hingga masa kuliah berakhir.

Aku cukup ngerasa dekat sama karakter Xi Guang. Dia kelihatan oke-oke aja, tapi masih nyimpen perasaan lama yang nggak pernah selesai. Naksir, nggak kesampaian, lalu masuk dunia kerja sambil bawa sisa-sisa penyesalan. Jujur, ini tipe cerita yang jarang disorot, tapi sering banget dialami.

Di fase baru hidupnya, Xi Guang bertemu Lin Yu Sen—pria dewasa yang kalem dan rasional. Yang bikin betah, hubungan mereka nggak dibangun dengan cara dramatis. Nggak ada momen jatuh cinta instan atau konflik lebay. Banyak adegan awkward, obrolan receh, dan momen diam-diam saling ngerti. Rasanya kayak ngeliat dua orang dewasa yang sama-sama capek sama hidup, tapi pelan-pelan nemu kenyamanan.

Di saat dracin lain berlomba-lomba kasih konflik, Shine On Me justru fokus ke hal-hal kecil: dukungan, komunikasi, dan tumbuh bareng. Buatku, ini tipe drama yang cocok ditonton pas lagi burnout atau lagi pengin tontonan yang nggak teriak-teriak minta perhatian.

Kalau dracin belakangan sering jadi pelarian dari realita, Shine On Me justru ngajak berdamai sama realita itu sendiri. Pelan, hangat, dan nggak maksa—kayak ngingetin kalau hidup nggak harus selalu ngebut, dan itu nggak apa-apa.

Kalau kamu lagi ikut arus hype drama China tapi pengin sesuatu yang lebih tenang dan relate, drama ini layak masuk watchlist.

img
sat
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan