Polisi bongkar sindikat produsen liquid vape mengandung ekstasi

18 orang anggota sindikat telah ditangkap dengan satu orang lainnya buron.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat rilis pengungkapan sindikat liquid vape narkoba. (Rakhmad Hidayatulloh Permana/Alinea)

Polra Metro Jaya membongkar sindikat narkotika yang merupakan produsen cairan rokok elektrik atau liquid vape yang mengandung ekstasi. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, sindikat ini bernama 'Reborn Cartel' yang bermarkas di Jl. Janur Elok VII Blok QH5 No. 12 Kelapa Gading Jakarta Utara.

"Awalnya tim mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa sedang marak perdagangan narkotika jenis liquid vape via sosmed, sehingga tim melakukan pendalaman dengan cara memesan liquid vape dengan pembayaran M-banking tujuan rekening atas nama tersangka ER," kata Argo Yuwono di markas Reborn Cartel, Kamis (8/11).

Dia menjelaskan, operasi ini dilakukan Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sejak 9 Oktober 2018 hingga 2 November 2018. Kemudian, Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Puslabfor Polri dan LP Cipinang, untuk melakukan penggeledahan di Kelapa Gading.

Dari hasil penggeledahan ini, polisi berhasil membekuk 18 orang tersangka. Mereka adalah ER, DIL (23 tahun), AR (18), AG, KIM (21), TM (21), SEP (22), BUS (26), DAN (28), BR (21), VIK (20), DW (25), DK (24) dan AD (27).

Sedangkan empat orang lainnya merupakan tahanan BNN, yaitu COK (35 tahun), HAM (20 tahun), VIN (26 tahun) dan TY (28 tahun).