Sidang perdana Idrus Marham siap digelar 

Penyidik KPK melakukan pelimpahan berkas tahap II penyidikan suap PLTU Riau-1 atas nama Idrus Marham.

Mantan Menteri Sosial Idrus Marham bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (28/11)./ Antara Foto

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan berkas penyidikan suap kontrak kerjasama pembangunan PLTU Riau-1, untuk tersangka Idrus Marham. Artinya, sidang perdana terhadap mantan Menteri Sosial itu akan segera digelar. 

"Penyidikan untuk IM (Idrus Marham) telah selesai. Hari ini penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti pada penuntut umum (pelimpahan tahap II) dalam perkara tersangka IM, bersama-sama dengan Eni Maulani Saragih selaku Anggota DPR RI periode 2014-2019 dan kawan-kawan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (28/12). 

Menurutnya, penyidik KPK telah memeriksa 64 orang saksi selama proses penyidikan. Pada tahap selanjutnya, Jaksa Penuntut Umum KPK akan mempersiapkan dakwaan dan berkas perkara untuk dilimpahkan ke pengadilan.

Rencananya persidangan Idrus akan dilakukan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam sidang nanti, kata Febri, KPK bakal membeberkan peran Idrus saat menerima hadiah atau janji terkait kesepakatan kontrak kerjasama Pembangunan PLTU Riau-1.

KPK menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Mantan Menteri Sosial Idrus Marham, Mantan Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih, dan pemilik saham PT Blackgold Natural Resources Ltd, Johannes Budisutrisno Kotjo.