Berpuasa saat menjadi relawan bencana butuh strategi khusus agar tetap sehat, aman, dan efektif membantu korban.
Berpuasa saat bertugas sebagai relawan penanggulangan bencana membutuhkan pengelolaan kesehatan fisik, energi, dan keselamatan yang cermat. Hal ini penting agar relawan tetap mampu membantu masyarakat terdampak secara efektif tanpa mengabaikan kondisi diri sendiri.
Berikut lima tips mengatur puasa selama menjalankan kerja sukarela penanggulangan bencana, yang diadaptasi dari pedoman keselamatan relawan, pointsoflight.org.
Prioritaskan hidrasi dan nutrisi di luar jam puasa
Pastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup serta makanan bergizi dan berenergi tinggi saat waktu makan diperbolehkan, seperti saat sahur dan berbuka. Relawan membutuhkan energi yang stabil untuk mencegah kelelahan selama bertugas.
Pantau batas fisik dan sesuaikan aktivitas