Peristiwa

AS luncurkan strategi global untuk kurangi dominasi China atas mineral kritis

AS menggulirkan strategi global guna mengurangi dominasi China atas mineral kritis melalui kerja sama negara dan investasi besar.

Kamis, 05 Februari 2026 18:32

Amerika Serikat meluncurkan langkah strategis untuk mengurangi dominasi China dalam industri mineral kritis, komoditas penting yang digunakan dalam berbagai produk mulai dari ponsel pintar hingga persenjataan modern.

Upaya tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Critical Minerals Ministerial pertama oleh Departemen Luar Negeri AS pada Rabu, 4 Februari di Washington. Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah negara dan organisasi, termasuk Inggris, Uni Eropa, Jepang, India, Korea Selatan, Australia, serta Republik Demokratik Kongo.

Melansir dari BBC, Kamis (5/2), dalam pertemuan tersebut, para delegasi membahas ketersediaan dan akses terhadap mineral penting seperti rare earth, lithium, dan bahan baku lain yang krusial untuk industri semikonduktor dan baterai kendaraan listrik. Selama ini, aktivitas penambangan dan pengolahan mineral kritis tersebut masih didominasi oleh China.

Dalam pernyataan resmi pemerintah AS, Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio tidak secara langsung menyebut China. Namun, Vance menyinggung adanya pasokan mineral dari luar negeri yang membanjiri pasar global sehingga menyulitkan negara lain untuk memperoleh pembiayaan produksi.

“Pasokan asing membuat harga mineral jatuh terlalu rendah dan menghambat investasi di negara-negara yang sebenarnya memiliki cadangan,” ujar Vance.

Haidhar Ali Faqih Reporter
sat Editor

Tag Terkait

Berita Terkait