Xi Jinping meminta AS berhati-hati memasok senjata ke Taiwan dalam percakapan telepon dengan Trump yang disebut panjang dan menyeluruh.
Presiden China Xi Jinping menegaskan bahwa isu Taiwan merupakan persoalan paling penting dalam hubungan China dengan Amerika Serikat saat berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden AS Donald Trump, Rabu waktu setempat.
Dalam percakapan tersebut, Xi meminta Amerika Serikat untuk bersikap berhati-hati dalam memasok senjata ke Taiwan. Media pemerintah China melaporkan bahwa Xi menyatakan dirinya menaruh perhatian besar pada hubungan bilateral dengan AS dan berharap kedua negara dapat menemukan cara untuk menyelesaikan perbedaan yang ada.
Trump menggambarkan pembicaraan itu dengan sangat baik serta panjang dan menyeluruh. Ia juga menyebut hubungan pribadinya dengan Xi berada dalam kondisi yang sangat baik.
“The relationship with China, and my personal relationship with President Xi, is an extremely good one, and we both realize how important it is to keep it that way,” tulis Trump melalui akun Truth Social, Sebagaimana dilansir dari BBC, Kamis (5/2).
Percakapan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya intensitas diplomasi antara China dan negara-negara Barat. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah pemimpin Barat, termasuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer, mengunjungi China untuk mereset hubungan dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu.