Peristiwa

Kilang minyak UEA terbakar terkena serangan rudal, Iran dituding jadi pelaku

UEA tuduh Iran serang kilang minyak Fujairah dengan rudal dan drone. Tiga orang terluka, ketegangan kawasan Teluk kembali meningkat.

Selasa, 05 Mei 2026 16:17

Ledakan dan kebakaran besar terjadi di fasilitas minyak di Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA), akibat serangan rudal dan drone, Senin (4/5). Insiden ini melukai tiga warga negara asing dan menjadi serangan pertama sejak gencatan senjata Iran dan Amerika Serikat (AS) pada April lalu.

Pemerintah UEA menyebut sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sejumlah rudal balistik, rudal jelajah, dan drone yang mengarah ke wilayahnya. Melansir Al-Jazeera, Selasa (5/5), Kementerian Luar Negeri UEA mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai aksi terhadap fasilitas sipil.

“Serangan teroris Iran yang kembali terjadi dan tidak beralasan, yang menargetkan lokasi dan fasilitas sipil di negara tersebut,” demikian pernyataan resmi pemerintah UEA, seraya menegaskan pihaknya berhak mengambil langkah balasan.

Serangan ini juga memicu kebakaran di kawasan industri minyak Fujairah setelah sebuah drone dilaporkan menghantam fasilitas tersebut. Tiga warga India dilaporkan mengalami luka sedang akibat insiden tersebut.

Namun, Iran membantah terlibat dalam serangan tersebut. Media pemerintah Iran mengutip sumber militer yang menyatakan tidak ada rencana untuk menyerang fasilitas minyak UEA, dan justru menuding aksi tersebut sebagai bagian dari propaganda militer AS.

Haidhar Ali Faqih Reporter
sat Editor

Tag Terkait

Berita Terkait