AS akan tarik 5.000 pasukan dari Jerman. Langkah ini dinilai berdampak pada hubungan bilateral dan stabilitas keamanan Eropa.
Rencana Amerika Serikat untuk menarik sekitar 5.000 tentaranya dari Jerman dalam 6 hingga 12 bulan ke depan menandai babak baru ketegangan hubungan antara Washington dan Berlin. Kebijakan ini muncul di tengah memburuknya hubungan politik antara Presiden AS Donald Trump dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Seperti dilansir dari Anadolu Ajansi, Selasa (5/5), pemerintah AS menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari evaluasi kehadiran militernya di Eropa serta pembagian tanggung jawab keamanan. Namun, sejumlah pengamat menilai keputusan ini sarat pesan politik, termasuk tekanan kepada negara-negara Eropa agar lebih mandiri dalam menjaga keamanan kawasan.
Penarikan pasukan ini dinilai mencerminkan merenggangnya hubungan kedua negara, terutama setelah perbedaan pandangan terkait konflik Iran serta perang Rusia-Ukraina. Meski sempat membaik saat kunjungan Merz ke Gedung Putih pada Juni 2025, hubungan keduanya kembali memburuk dalam beberapa bulan terakhir.
Menanggapi rencana tersebut, Merz menyatakan bahwa isu penarikan pasukan bukanlah hal baru.
“Apa yang kita dengar dalam beberapa hari terakhir bukanlah hal baru. Mungkin itu dibesar-besarkan, tetapi tidak ada perkembangan baru,” ujarnya.