close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Tentara AS. Foto: Nationalguard
icon caption
Tentara AS. Foto: Nationalguard
Peristiwa
Rabu, 20 Mei 2026 14:32

Pentagon tarik ribuan pasukan dari Eropa, NATO diminta ambil peran lebih besar

Pentagon mengurangi pasukan AS di Eropa dan mendorong negara NATO lebih mandiri menjaga pertahanan kawasan.
swipe

Amerika Serikat (AS) berencana mengurangi jumlah Brigade Combat Team (BCT) yang ditempatkan di Eropa dari empat menjadi tiga. Langkah itu diumumkan Pentagon dan disebut sejalan dengan agenda ‘America First’ Presiden AS Donald Trump yang mendorong negara-negara Eropa mengambil tanggung jawab lebih besar atas pertahanan kawasan mereka.

Melansir DW, Selasa (20/5), Pentagon menyatakan jumlah Brigade Combat Team (BCT) Angkatan Darat AS di Eropa akan dikurangi dalam waktu dekat. Brigade tempur tersebut merupakan unit utama militer AS yang masing-masing terdiri dari sekitar 4.000 hingga 4.700 personel.

Juru bicara utama Pentagon Sean Parnell mengatakan pengurangan pasukan itu merupakan hasil dari proses evaluasi menyeluruh terhadap postur militer Amerika Serikat di Eropa. Menurutnya, langkah tersebut akan membawa jumlah tentara AS di kawasan itu kembali ke level tahun 2021, sebelum Rusia melancarkan invasi penuh ke Ukraina pada Februari 2022.

Saat perang Rusia-Ukraina pecah, AS mengirim tambahan ribuan pasukan ke Eropa untuk memperkuat pertahanan NATO dari ancaman Rusia. Namun, saat ini pemerintahan Trump menilai negara-negara Eropa perlu lebih mandiri dalam menjaga keamanan regional mereka.

“Keputusan ini merupakan hasil dari proses komprehensif dan berlapis yang berfokus pada postur kekuatan militer AS di Eropa,” ucap Parnell

Pentagon juga menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk mendukung agenda ‘America First’ Presiden Donald Trump.

“Analisis ini dirancang untuk memajukan agenda America First Presiden Trump di Eropa dan kawasan lainnya, termasuk mendorong sekutu NATO mengambil tanggung jawab utama atas pertahanan konvensional Eropa,” lanjut Parnell.

Sejak kembali ke Gedung Putih tahun lalu, Trump memang berulang kali menekan negara-negara anggota NATO agar meningkatkan belanja pertahanan mereka. Ia juga beberapa kali mengkritik ketergantungan Eropa terhadap perlindungan militer Amerika Serikat.

Hubungan antara AS dan Eropa bahkan sempat memanas dalam beberapa bulan terakhir yang disebabkan pernyataan Trump yang ingin mengambil alih Greenland, wilayah otonom milik Kerajaan Denmark, yang memicu kekhawatiran di Eropa.

Wakil Presiden AS JD Vance juga mengatakan penempatan pasukan AS ke Polandia mengalami penundaan sementara sebagai bagian dari pengurangan kekuatan militer di Eropa. Pentagon menegaskan keputusan akhir terkait penempatan pasukan akan ditentukan berdasarkan kebutuhan operasional serta kontribusi negara-negara sekutu NATO.

Awal bulan ini, Pentagon juga mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman. Kebijakan itu muncul setelah memanasnya hubungan antara Trump dan Kanselir Jerman, Friedrich Merz terkait perang Iran.

Meski demikian, komandan tertinggi militer AS di Eropa menegaskan sebagian besar pasukan yang ditarik berasal dari brigade lapis baja yang sebelumnya dijadwalkan ditempatkan ke Polandia, bukan dari pasukan permanen yang sudah berada di Polandia atau Jerman.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan