Peristiwa

Pengungsi menurun, aktivitas ekonomi mulai pulih di Sumatera

Pengungsi pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar terus menurun. Aktivitas ekonomi dan layanan dasar mulai pulih.

Rabu, 04 Februari 2026 20:18

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) melaporkan proses pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Jumlah pengungsi tercatat terus menurun, sementara aktivitas ekonomi masyarakat mulai kembali berjalan.

Hingga 3 Februari 2026, fokus penanganan diarahkan pada pengurangan jumlah pengungsi, pemulihan layanan dasar, pengaktifan kembali kegiatan ekonomi, serta pembangunan hunian sementara (Huntara).

Berdasarkan rekapitulasi data Satgas PRR, jumlah pengungsi saat ini tercatat 102.480 jiwa, menurun signifikan dibandingkan kondisi awal pascabencana pada Desember 2025. Penurunan tersebut menunjukkan mayoritas warga terdampak telah kembali ke rumah, menempati Huntara, atau tinggal di lokasi yang dinilai aman dan layak huni.

Pemulihan juga terlihat pada sektor ekonomi kerakyatan. Sebanyak 553 pasar rakyat di tiga provinsi terdampak telah kembali beroperasi, terdiri atas 465 pasar di Aceh, 57 pasar di Sumatera Utara, dan 31 pasar di Sumatera Barat. Beroperasinya kembali pasar rakyat tersebut didukung oleh pemulihan akses jalan serta kelancaran distribusi logistik.

Di sektor perumahan, Satgas PRR mencatat penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) secara agregat telah mencapai 91,26 persen. Rinciannya, Sumatera Barat mencapai 98,79 persen, Aceh 91,92 persen, dan Sumatera Utara 87,61 persen. Penyaluran langsung ke rekening penerima diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan secara mandiri sembari menunggu pembangunan hunian tetap.

Ghan Reporter
sat Editor

Tag Terkait

Berita Terkait