Trump pertanyakan sikap Iran di tengah tekanan militer AS, sementara negosiasi nuklir di Jenewa masih berlangsung.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertanyakan alasan Iran belum juga menyerah di tengah peningkatan kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah. Hal itu disampaikan utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dalam wawancara dengan Fox News.
Witkoff mengatakan Trump merasa penasaran terhadap sikap Teheran setelah sebelumnya memperingatkan kemungkinan adanya serangan militer terbatas apabila tidak tercapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran.
“Saya tidak ingin menggunakan kata frustrasi. Karena dia [Trump] memahami bahwa dia memiliki banyak alternatif, tetapi dia penasaran mengapa mereka belum. Saya juga tidak ingin menggunakan kata menyerah, tetapi mengapa mereka belum menyerah,” kata Witkoff, melansir BBC, Senin (23/2).
Ia menambahkan dengan mempertanyakan mengapa, di bawah tekanan sebesar itu dan dengan kekuatan laut serta angkatan laut AS yang dikerahkan di kawasan tersebut, Iran belum juga datang kepada Amerika Serikat untuk menyatakan bahwa mereka tidak menginginkan senjata dan menjelaskan langkah apa yang siap mereka ambil.
“Namun, tetap saja sulit untuk membawa mereka ke titik tersebut,” lanjutnya.