close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi Bendera Iran dan AS (dibuat oleh AI)
icon caption
Ilustrasi Bendera Iran dan AS (dibuat oleh AI)
Peristiwa
Senin, 15 Juni 2026 15:10

Trump sebut AS dan Iran sepakat akhiri konflik,

AS dan Iran sepakat berdamai. Selat Hormuz kembali dibuka untuk pelayaran internasional dan blokade laut AS dicabut.
swipe

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai yang mengakhiri permusuhan antara kedua negara. Kesepakatan tersebut juga membuka kembali Selat Hormuz untuk aktivitas pelayaran internasional tanpa biaya tambahan.

Pengumuman itu disampaikan Trump melalui sosial media Truth Social pada Minggu (14/6). Kesepakatan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi.

Salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah komitmen Iran untuk kembali menegaskan bahwa negara itu tidak akan memproduksi senjata nuklir. Ketentuan ini sejalan dengan sikap Amerika Serikat yang selama proses negosiasi menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa proses negosiasi telah selesai dan kesepakatan telah tercapai.

"Kesepakatan antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran kini telah selesai dicapai," tulis Trump.

Ia juga mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian blokade laut yang sebelumnya diberlakukan Amerika Serikat.

"Selamat kepada semua pihak! Saya secara resmi mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa pungutan biaya dan pada saat yang sama mengesahkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal dunia, silakan mulai berlayar. Biarkan minyak kembali mengalir!" kata Trump.

Pengumuman Trump disampaikan hanya beberapa menit setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif lebih dahulu mengumumkan tercapainya kesepakatan antara Washington dan Teheran.

Shehbaz Sharif juga mengatakan dokumen resmi kesepakatan akan ditandatangani di Swiss pada jumat (19/6). Sementara itu, kedua pihak akan menjalani tahap diskusi pra-implementasi sebelum kesepakatan mulai dijalankan.

Kesepakatan ini dinilai menjadi langkah penting dalam meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah sekaligus menjaga kelancaran distribusi energi global. Selat Hormuz selama ini menjadi salah satu jalur pelayaran minyak paling penting di dunia, sehingga pembukaannya kembali berpotensi memberikan dampak positif terhadap stabilitas pasar energi internasional.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan