Peristiwa

Ukraina dan Rusia saling tuduh ribuan pelanggaran gencatan senjata saat Paskah

Ukraina dan Rusia saling tuduh ribuan pelanggaran gencatan senjata Paskah, menunjukkan konflik masih memanas dan jauh dari perdamaian.

Senin, 13 April 2026 16:16

Ukraina dan Rusia saling menuduh melakukan ratusan pelanggaran selama gencatan senjata singkat yang bertepatan dengan perayaan Paskah Ortodoks. Kesepakatan tersebut dinilai belum mampu menahan eskalasi konflik yang masih terus berlangsung.

Melansir Al-Jazeera, Senin, (13/4) militer Ukraina menyatakan pasukan Rusia melakukan 2.299 pelanggaran sejak gencatan senjata dimulai pada Minggu (12/4) pukul 07.00 pagi waktu setempat. Pelanggaran itu mencakup berbagai serangan, termasuk dugaan penembakan terhadap empat tentara Ukraina yang tidak bersenjata.

“Per pukul 07.00 pagi pada 12 April, tercatat 2.299 pelanggaran gencatan senjata. Secara rinci: 28 aksi serangan musuh, 479 penembakan oleh musuh, 747 serangan drone tempur dan 1.045 serangan oleh drone FPV,” kata pernyataan staf umum militer Ukraina.

Sebaliknya, Kementerian Pertahanan Rusia menuduh Ukraina melakukan 1.971 pelanggaran. Moskow juga menyebut adanya tiga upaya serangan balasan oleh pasukan Ukraina di wilayah Dnipropetrovsk.

“Sebanyak 1.971 pelanggaran gencatan senjata oleh unit angkatan bersenjata Ukraina tercatat antara pukul 16.00 waktu Moskow pada 12 April hingga pukul 08.00 pada 12 April,” kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Haidhar Ali Faqih Reporter
sat Editor

Tag Terkait

Berita Terkait