Safari Jokowi di Lampung dinilai bukan sekadar konsolidasi PSI, tetapi sinyal awal menjaga pengaruh politik menuju Pilpres 2029.
Safari politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, di Lampung pada Jumat (26/6) menandai titik awal agenda keliling daerahnya bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Selama tiga hari berada di Lampung, Jokowi dijadwalkan mengunjungi lima wilayah, yakni Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Lampung Timur.
Selain menghadiri sejumlah kegiatan kebudayaan di setiap daerah yang disinggahi, Jokowi juga akan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, serta para relawan.
Pada hari yang sama, namun di tempat terpisah, Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan menarik. Ia menegaskan tidak pernah mengganggu pemimpin yang terpilih secara demokratis, meski dirinya sempat mengalami empat kali kekalahan dalam pemilihan presiden. Bagi Prabowo, menghormati hasil demokrasi merupakan komitmen penting demi menjaga stabilitas negara.
“Saya sebagai pemimpin politik, saya dipilih secara demokratis. Saya maju ke rakyat lima kali minta mandat. Empat kali tidak diberi mandat. Empat kali saya kalah, tetapi saya tidak mengganggu pemimpin yang dapat mandat,” kata Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (26/6).