close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Koordinator Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabawo-Sandi, Dahnil Anzhar Simanjuntak./Kudus Purnomo Wahidin
icon caption
Koordinator Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabawo-Sandi, Dahnil Anzhar Simanjuntak./Kudus Purnomo Wahidin
Politik
Jumat, 21 September 2018 22:13

Narasi dua periode Jokowi dinilai tidak lagi berlaku

Nomor urut satu yang didapat Jokowi meruntuhkan narasi salam dua periode yang telah dibangun pendukungnya.
swipe

Dua pasangan calon Presiden dan Wakilnya resmi mendapatkan nomor urut. Jokowi-Maruf nomor satu, sedangkan Prabowo-Sandi nomor dua. 

Penetapan nomor urut ini mendapatkan tanggapan menarik dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ketua DPP PAN, Yandri Susanto, mengatakan, nomor urut satu yang diperoleh Jokowi meruntuhkan narasi salam dua periode yang telah dibangun pendukungnya.

"Salam dua periode. Ternyata itu gagal. Karena memperoleh nomor satu. Tidak mungkin dong salam satu periode. Itu menghentikan narasi yang mereka bangun selama ini, salam dua periode. Itu nggak berlaku lagi," kata Yandri, Jumat (21/9).

Sementara Koordinator Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabawo-Sandi, Dahnil Anzhar Simanjuntak, menyatakan akan memproduksi narasi yang keras untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiga Uno.

Dahnil dan 28 jubir BPN lainnya akan menyerukan isu-isu populis di masyarakat yang menjadi andalan Prabawo-Sandi, di antaranya terkait isu penegakan hukum dan isu perekonomian. Tentunya dengan narasi yang konstruktif agar tak menimbulkan gesekan di masyarakat.

img
K.P. Wahidin
Reporter
img
Rakhmad Hidayatulloh Permana
Reporter
img
Sahputra
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan