sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

3 agenda Mentan atasi lonjakan harga kedelai

Kerja sama ini sepenuhnya bersama Kemendag juga. Mentan juga mengusulkan keringanan suku bunga KUR untuk pengembangan kedelai di 2021.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Senin, 25 Jan 2021 12:18 WIB
3 agenda Mentan atasi lonjakan harga kedelai
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo telah menyiapkan tiga agenda strategi untuk mengatasi harga kedelai yang sempat meroket pada awal 2021. Pertama, terdapat agenda SOS yang ditargetkan jalan dalam rentang 100 hari ke depan.

"Agenda SOS selama 100 hari ke depan, di antaranya memperlancar pasokan ke pengrajin tahu dan tempe pasar, stabilisasi harga, meningkatkan produksi pertanian, menyiapkan calon petani dan calon lokasi (CPCL), serta membentuk gugus tugas lintas kementerian dan lembaga. Kerja sama ini sepenuhnya bersama Kemendag juga," kata Syahrul, dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, yang disiarkan secara virtual, Senin (25/1).

Agenda kedua, temporary yang ditargetkan berjalan dalam rentang 200 hari ke depan. Agenda ini, meliputi penyiapan areal tanam seluas 325.000 hektare. Sebaran luasan areal itu terbagi di sejumlah daerah, seperti Sulawesi Barat 50.000 hektare, Sulawesi Utara 30.000 hektare.

Kemudian, Sulawesi Selatan 20.000 hektare, Jawa Tengah 54.000 hektare, Jawa Barat 40.000 hektare, Jawa Timur 40.000 hektare, NTB 20.000 hektare, Kalimantan Selatan 10.000 hektare, Lampung 15.000 hektare, Jambi 16.000 hektare, Banten 10.000 hektare, dan Aceh 20.000 hektare.

Tak hanya penyiapan lahan, Kementan juga akan menyediakan pendanaan, pengendaliaan hama, dan penyiapan penanaman musim gadu di pematang, sawah tadah hujan hingga integrasi tebu.

"Ketiga, agenda permanen. Mengusulkan kedelai menjadi 12 bagian pangan strategis, memaksimalkan pasokan kedelai lokal, hilirisasi produk kedelai," kata dia.

Ketiga agenda tersebut telah dilaporkan ke Presiden Joko Widodo pada 5 Januari 2021 melalui Surat Perintah Menteri Pertanian Nomor 01/KM.120/M/1/2021.

"Selain itu Kementan melaui Surat pada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Nomor 04/SR.210/M/1/2021 tanggal 18 Januari 2021 juga mengusulkan keringanan suku bunga KUR untuk pengembangan kedelai di 2021," terang Yasin.

Sponsored
Berita Lainnya