sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Airlangga Hartanto pamer startup unicorn RI di depan Presiden Estonia

Airlangga bertemu dengan Presiden Estonia Kersti Kaljulaid, di sela-sela kunjungannya ke Singapura.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 14 Jul 2021 19:49 WIB
Airlangga Hartanto pamer startup unicorn RI di depan Presiden Estonia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengadakan pertemuan dengan Presiden Estonia Kersti Kaljulaid, di sela-sela kunjungannya ke Singapura.

Pada pertemuan tersebut, Airlangga mengucapkan selamat atas terbentuknya pemerintahan baru Estonia. Kedua pejabat negara tersebut pun bertukar pendapat mengenai pengembangan digital kedua negara.

Airlangga menyampaikan, Indonesia sedang mengembangkan data digital dan juga investasi sehingga terbuka untuk melakukan kerja sama ekonomi. 

Hal ini pun disambut Presiden Kaljulaid dengan menyampaikan keinginannya untuk ikut serta dalam pengembangan data digital di Indonesia.

"Indonesia juga memiliki enam startup unicorn dengan valuasi lebih dari US$1 miliar. Ini semakin menunjukkan perkembangan ekonomi digital di Indonesia sangatlah luar biasa, dan potensi serta talenta yang terus bertambah," kata Airlangga, Rabu (14/7).

Adapun, Estonia merupakan salah satu negara yang terdepan dalam kerja sama dan keamanan siber. Sebelum pandemi, pemerintah Indonesia telah menunjukkan keinginannya untuk meningkatkan kerja sama dengan Estonia terkait kerja sama siber, keamanan siber dan e-governance.

Kedua negara telah mengadakan pertemuan virtual membahas “E-Residency Estonia, Gerbang Industri Kreatif dan Ekonomi Digital Indonesia menuju Pasar Uni Eropa” pada 15 April 2021 lalu.  

"Kerja sama digital antar kedua negara sangat penting melihat potensi dan perkembangan teknologi saat ini," ujar Airlangga.

Sponsored

Dia menjelaskan, Indonesia diketahui sebagai hub ekonomi digital untuk kawasan Asia Tenggara. Nilai pasar Indonesia saat ini mencapai US$271 juta, sekitar setengah dari nilai ekonomi Asia Tenggara.

Pasar ekonomi digital Indonesia ini terdiri dari e-commerce, transportasi dan makanan, travel, media dan layanan keuangan.

Selain itu, Menko Airlangga juga menyampaikan perkembangan kemudahan berinvestasi atau melakukan bisnis di Indonesia setelah disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja. 

“UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja memudahkan investasi di Indonesia melalui kemudahan berusaha atau ease of doing business menjadi lebih transparan, lebih cepat, dan lebih mudah,” ucapnya.

Sebagai informasi, Estonia merupakan mitra dagang terbesar Indonesia di Kawasan Baltik. Nilai perdagangan antara Indonesia dan Estonia selalu meningkat sejak 2016, dengan surplus selalu berada di pihak Indonesia. 

Pada 2020, nilai perdagangan antara kedua negara mencapai US$202,6 juta atau naik 5,56% dibandingkan 2019. Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar US$161,7 juta di 2020, naik dibandingkan nilai surplus 2019 sebesar US$143 juta. 

Untuk periode Januari hingga April 2021, secara year on year ekspor Indonesia ke Estonia meningkat 52% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara impor dari Estonia turun 50%. 

Nilai perdagangan antara kedua negara pada periode ini tercatat sebesar US$93 Juta.

Berita Lainnya