sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Bahana TCW Investment dan Bukopin luncurkan KIK-EBA

KIK-EBA ini memiliki nilai penawaran kepada investor Rp480,4 miliar dengan nilai total kredit yang dialihkan Rp1,3 triliun.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 05 Sep 2019 13:47 WIB
Bahana TCW Investment dan Bukopin luncurkan KIK-EBA

PT Bahana TCW Investment Management mencatatkan instrumen investasi baru berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) - Efek Beragunan Aset (EBA) Bahana Bukopin Kumpulan Tagihan Kredit Pensiunan Yang Dialihkan, di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (5/9). KIK-EBA ini memiliki nilai penawaran kepada investor Rp480,4 miliar dengan nilai total kredit yang dialihkan Rp1,3 triliun.

Presiden Direktur Bahana TCW Investment Management Edward Lubis, mengatakan KIK EBA ini merupakan investasi dengan portofolio yang terdiri dari surat berharga atas kumpulan Tagihan Kredit Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dialihkan sebagian, dengan PT Bank Bukopin Tbk sebagai penerbit surat berharga. 

“Ini merupakan suatu alternatif investasi bagi para investor yang mencari diversifikasi untuk underlying portofolio dengan imbal hasil yang stabil, menarik dan lebih tinggi, dibandingkan obligasi dengan peringkat yang sama," kata Edward di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (5/9).

Edward melanjutkan, sumber dana pembayaran cicilan pokok dan kupon KIK-EBA ini berasal dari arus kas manfaat pensiun yang dibayarkan PT Taspen. KIK-EBA ini pun telah mendapatkan rating AAA dari lembaga pemeringkat Pefindo. Artinya, risiko investasi di KIK-EBA ini tergolong rendah. 

Sponsored

KIK EBA Bahana Bukopin Kumpulan Tagihan Kredit Pensiunan Yang Dialihkan ini memiliki dua kategori. Pertama, kategori A1 yang ditawarkan melalui penawaran umum sejak tanggal efektif, dengan tenor tiga tahun dan kupon 9,25%. Kemudian, kategori A2 merupakan produk yang ditawarkan melalui penawaran terbatas (private placement) dengan tenor tujuh tahun dan kupon 10%. 

Produk KIK EBA Bahana Bukopin Kumpulan Tagihan Kredit Pensiunan Yang Dialihkan ini memiliki fitur pembayaran kupon dan pelunasan pokok setiap tiga bulan sekali. Sehingga investor akan menerima hasil investasi berupa sejumlah pembayaran pokok hingga 100% sampai jatuh tempo selama tiga tahun atau pada Agustus 2022. 

“Produk KIK EBA ini bisa menjadi pilihan bagi beragam investor, baik itu investor retail maupun investor institusi, seperti dana pensiun, perusahaan,” tambah Edward.