close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Gedung Bank Mandiri. Foto istimewa
icon caption
Gedung Bank Mandiri. Foto istimewa
Bisnis
Rabu, 08 September 2021 17:06

Bank Mandiri terus berinovasi dan kembangan produk perbankan digital

Bank Mandiri akan menyiapkan lima strategi untuk mencapai hal tersebut.
swipe

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan terus melakukan inovasi dan pengembangan produk perbankan digital yang handal dan mampu menjawab semua kebutuhan transaksi nasabah di tengah persaingan digital yang semakin ketat.

Direktur Keuangan & Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo mengatakan, akan menghadirkan solusi transaksi perbankan secara digital yang handal, mudah dan tepat untuk menjawab semua kebutuhan nasabah.

“Sejalan dengan perubahan perilaku nasabah kami secara berkesinambungan menghadirkan solusi transaksi perbankan secara digital yang handal, mudah dan tepat agar tetap menjadi partner finansial pilihan nasabah,” tutur Sigit Prastowo dalam acara Public Expose Live 2021, Rabu (8/9).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri, Ahmad Sidik Badruddin mengatakan,  Bank Mandiri akan terus melakukan inovasi dan pengembangan produk perbankan digital.

“Dalam menghadapi persaingan di era digital, serta untuk memahami tantangan kebutuhan bisnis yang cepat berubah. Bank Mandiri akan terus melakukan inovasi dan pengembangan produk perbankan digital yang handal dan mampu menjawab semua kebutuhan transaksi nasabah,” tutur Ahmad.

Ahmad Sidik menjelaskan, akan ada lima strategi untuk mencapai hal tersebut. Yang pertama Bank Mandiri akan berfokus untuk memperkuat pondasi core banking, infrastruktur transaksi digital, dan penyempurnaan proses bisnis untuk mendukung perkembangan transaksi digital ke depan. 

Kedua Bank Mandiri akan melakukan pengembangan-pengembangan produk yang bisa menyajikan layanan perbankan digital yang lebih baik untuk nasabah.

Ketiga Bank Mandiri akan menyesuaikan berbagai macam channel atau kanal yang dipakai oleh nasabah untuk memberikan digital experience yang terbaik. 

Keempat Bank Mandiri akan menggunakan data analitik dan artificial intelligence (AI) yang akan membantu dalam pengambilan keputusan bisnis, kampanye, marketing yang sesuai dengan profil nasabah.

Kelima Bank Mandiri akan memperluas akses nasabah terhadap produk-produk bank.

“Sehingga ke depannya kita akan lebih banyak bekerja sama dengan fintech company, e-commerce company, merchant UMKM dan lain-lain sehingga nasabah kami akan memiliki akses ke berbagai macam anggota dari suatu ekosistem dari satu platform yang sama,” tutur Ahmad.

Sampai dengan triwulan II- 2021, Bank Mandiri mengalami pertumbuhan aset sebesar 16.3% secara year on year menjadi Rp1580 triliun. Kenaikan aset ini dikontribusikan karena adanya merger Bank Syariah Indonesia pada Maret 2021, di mana Bank Mandiri sebagai pemegang saham pengendali.

Kredit Bank Mandiri juga mengalami pertumbuhan yang sangat baik sebesar 16,45% secara year on year menjadi Rp1014 triliun. Sigit mengatakan tanpa adanya merger dengan Bank Syariah Indonesia kredit Bank Mandiri tetap mengalami pertumbuhan yang sangat baik, di mana kredit tumbuh sebesar 8% per hari.

img
Davis Efraim Timotius
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan