sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BEI jelaskan alasan perusahaan teknologi pilih dual listing

Opsi dual listing memungkinkan perusahaan teknologi membandingkan valuasi perusahaan mereka dengan perusahaan teknologi lain di luar negeri

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 23 Feb 2021 16:44 WIB
BEI jelaskan alasan perusahaan teknologi pilih dual listing
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Beberapa perusahaan teknologi asal Indonesia sejak awal tahun ini, dikabarkan akan melakukan pencatatan saham di lebih dari satu bursa atau dual listing. Perusahaan teknologi yang dikabarkan melakukan dual listing tersebut adalah Traveloka dan Tokopedia.

Menanggapi fenomena ini, Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Patria Sjahrir mengatakan, pilihan dual listing ini merupakan pilihan perusahaan masing-masing.

"Memang ada pemikiran (dual listing) itu yang saya dengar, untuk lebih melihat valuasi. Kenapa? Karena belum ada perusahaan teknologi yang masuk (di bursa)," ujar Pandu dalam edukasi wartawan pasar modal secara virtual, Selasa (23/2).

Opsi dual listing dipilih karena dengan hal ini, perusahaan teknologi bisa melakukan valuasi terhadap perusahaan mereka. Selain itu, mereka juga bisa melakukan perbandingan dengan perusahaan teknologi lain seperti di China atau Amerika Serikat.

Lebih lanjut, Pandu menjelaskan pemikiran melakukan dual listing dilakukan perusahaan teknologi karena belum begitu banyak investor di pasar modal Indonesia yang biasa menilai perusahaan teknologi dari sisi public market.

"Tetapi, apakah pasarnya di sini siap? Tentu siap. Karena mekanismenya sudah siap. Hanya saja saat ini bagaimana perusahaan teknologi mendapatkan valuasi yang pas dari sisi permintaan dan penawaran," ujar dia.

Sementara Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menuturkan, BEI tengah menyiapkan infrastruktur yang diperlukan untuk mengantisipasi munculnya perusahaan e-commerce besar yang berminat melakukan penggalangan dana di pasar domestik. 

Salah satu langkah antisipasi tersebut menurut Hasan dilakukan BEI dengan meluncurkan indeks sektoral baru IDX Industrial Classification (IDX-IC). 

Sponsored

"Klasifikasi industri pasar modal kita diharapkan lebih spesifik dan bisa dibandingkan (comparable), jika nantinya mereka listing di bursa kita. Supaya mereka dapat valuasinya maupun perbandingan kualitas aset dan kinerja investasi yang bisa dibandingkan dengan bursa lain di global," kata dia.

Berita Lainnya