sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BKPM: Realisasi investasi kuartal III-2020 capai Rp209 triliun

Realisasi investasi pada kuartal III-2020 tumbuh 8,9% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (qtq).

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 23 Okt 2020 14:21 WIB
BKPM: Realisasi investasi kuartal III-2020 capai Rp209 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memaparkan realisasi investasi pada kuartal III-2020 mencapai Rp209 triliun, lebih baik dibandingkan dengan realisasi kuartal II-2020 yang sebesar Rp190 triliun.

"Izinkan saya menyampaikan bahwa masa kritis realisasi investasi kita di 2020 itu, sudah terlewatkan. Kritis kita itu di kuartal II di mana realisasi investasi kita hanya Rp190 triliun," katanya dalam video conference, Jumat (23/10).

Dengan demikian realisasi investasi pada kuartal III-2020 tumbuh 8,9% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (qtq), dan tumbuh 1,6% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Sementara itu, dari tingkat serapan tenaga kerja, dari total investasi Rp209 triliun di kuartal ketiga tersebut, telah berhasil menyerap tenaga kerja hingga 295.387 orang, dari jumlah 45.726 proyek yang berjalan.

"Jadi ini kami push betul, bagaimana caranya realisasi investasi itu mempergunakan banyak tenaga kerja. Sekalipun mereka mempunyai peralatan kerja, tetapi kami katakan kepada teman-teman investor ini di era pandemi Covid-19, kita butuh lapangan kerja yang cukup," ujarnya.

Bahlil pun menjelaskan, jika dilihat dari porsinya realisasi investasi di kuartal III berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp106,1 triliun atau 50,8% dari porsi keseluruhan, dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp102,9 triliun atau 49,2%. 

Dan jika dilihat dari sebaran investasi per wilayah, investasi terbesar masih terdapat di luar Pulau Jawa dengan Rp110,4 triliun atau 52,8% dan di Pulau Jawa Rp98,6 triliun atau 47,2%.

"Sekali lagi saya mengatakan, para investor baik dari dalam maupun luar negeri dalam menempatkan investasinya itu tidak lagi fokus pada Pulau Jawa, tetapi sudah terjadi juga di luar Pulau Jawa," ucapnya.

Sponsored

Sedangkan, lokasi dari lima provinsi terbesar secara kumulasi, yaitu Riau Rp13,0 triliun, Jawa Barat Rp28,4 triliun, DKI Rp22,3 triliun, Banten Rp21,5 triliun dan Jawa Timur Rp15,5 triliun.

Adapun jika dilihat dari tahun kalender berjalan atau periode Januari hingga September 2020, total investasi yang masuk mencapai Rp611,6 triliun atau 74,8% dari target sebesar Rp817 triliun.

Rinciannya, periode Januari-September investasi PMDN mencapai Rp309,9 triliun atau 50,7% dari total investasi dan atau tumbuh 9,3% dari periode yang sama tahun lalu. Sedangkan, PMA realisasinya mencapai Rp301,7 triliun

"Kita tahu PMA ini turun, bahwa di era pandemi Covid-19 beberapa lembaga dinia melakukan survei bahwa FDI mereka itu turun antara 30%-40%, tetapi Indonesia turunnya hanya 5% sampai dengan kuartal ketiga," tuturnya.

Sedangkan serapan tenaga kerja hingga September 2020 telah mencapai 861.581 orang dari total proyek berjalan sebanyak 102.276. 

Berita Lainnya