sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dulu bersaing, MNCN dan SCMA kini kolaborasi konten kreatif

PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) dan PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) kerja sama produksi konten untuk menekan biaya.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 12 Des 2019 13:35 WIB
Dulu bersaing, MNCN dan SCMA kini kolaborasi konten kreatif
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 373.109
Dirawat 64.032
Meninggal 12.857
Sembuh 297.509

Dua perusahaan media terbesar Indonesia PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) dan PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) berkolaborasi memproduksi konten kreatif. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara kedua belah pihak. 

Chief Executive Officer (CEO) David Fernando Audy, mengatakan dengan kerja sama ini, MNCN sebagai grup pemilik stasiun MNC dan RCTI bersama SCMA pemilik stasiun Indosiar dan SCTV nantinya bisa menyangkan konten yang sama dari platform over-the-top (OTT) mereka masing-masing seperti RCTI+ dan Vidio.

"Baik MNCN maupun SCMA sadar pembuatan konten ini tidaklah murah," ujar David di Jakarta, Kamis (12/12).

Untuk jumlah konten yang akan dibuat dalam kolaborasi ini, David mengatakan baik MNCN maupun SCMA belum membicarakan hal tersebut. David hanya menekankan dari kolaborasi ini, konten yang akan dihasilkan akan lebih berkualitas dari sebelumnya.

Sementara itu, Direktur Utama SCMA Sutanto Hartono mengatakan dengan kerja sama ini, kedua belah pihak bisa memperbesar konten mereka. 

"Dengan kerja sama ini, ada pengurangan biaya produksi konten hingga 50%. Yang tadinya kami buat satu konten dengan budget 100 misalnya, sekarang dengan budget segitu bisa dapat dua konten," kata Sutanto.

Selain itu, lanjut Sutanto, SCMA dan MNCN pun menyadari saat ini media nasional tak hanya bersaing antara satu sama lain, tetapi sudah harus bersaing dengan pemain di tingkat global.

"Kami punya ide lebih baik kita besarkan ekosistem pemain lokal sebelum pasarnya diambil oleh pemain luar seperti yang terjadi di India," tutur Sutanto.

Sponsored

Sutanto melanjutkan, pada tahap awal kerja sama ini, kedua belah pihak masih fokus untuk membagi konten bersama. Adapun mengenai peluang membentuk perusahaan patungan atau joint venture (JV), Sutanto mengatakan hal tersebut belum dibicarakan.

"Ke depan kalau ada kesepakatan, bisa jadi kita akan melakukan JV. Tapi kami masih dalam tahap awal untuk kemungkinan tersebut," ujar Sutanto. 

Berita Lainnya