sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menkeu: Dunia alami pertumbuhan terburuk sejak 150 tahun terakhir

170 negara dari sekitar 192 negara anggota PBB mengalami kontraksi ekonomi di 2020.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Selasa, 06 Apr 2021 13:39 WIB
Menkeu: Dunia alami pertumbuhan terburuk sejak 150 tahun terakhir
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak buruk bagi perekonomian global. Sebanyak 170 negara, mengalami pertumbuhan terburuk sejak 150 tahun terakhir.

“170 negara dari sekitar 192 negara anggota PBB mengalami kontraksi ekonomi di 2020, dan ini adalah kondisi terburuk dalam 150 tahun terakhir. Itu studi bank dunia," katanya dalam webinar yang diselenggarakan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Selasa (6/4).

Di Indonesia, pandemi Covid-19 juga memberi tekanan yang besar bagi perekonomian. Hal itu terlihat dari pertumbuhan di kuartal II-2020 yang terkontraksi 5,32%, terburuk sejak krisis keuangan 1997-1998, dan menyebabkan laju perekonomian sepanjang 2020 tumbuh minus 2,07%. 

Kendati demikian, capaian tersebut relatif lebih baik jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi negara-negara anggota G20 seperti Inggris yang minus 10%, Prancis -9%, India -8%, Arab Saudi -3,9%, Meksiko -8,5%, dan Brazil -4,5%.

Bahkan, di tingkat Asia laju perekonomian nasional juga cukup baik, meskipun berada di bawah Vietnam dan China yang masih mampu tumbuh positif. Negara-negara sekawasan seperti Singapura tumbuh -6%, Filipina -9,6%, dan Malaysia -5,8%. 

Tak hanya itu, jika dibandingkan dengan dengan negara-negara Organization Islamic Coorporate (OIC) atau Organisasi Kerja sama Islam (OKI), Indonesia juga masih lebih baik, di mana negara seperti Kuwait tumbuh -8%, Nigeria -3,2%, Iran tumbuh -1,5%, Qatar -4,5%.

"Kita kontraksi 2,07%. Poin saya, ini adalah situasi yang tidak pandang bulu,” ujarnya.

Oleh sebab itu, semua negara memformulasi kebijakan yang extraordinary untuk menanggulangi dampak pandemi Covid-19. Di Indonesia pada 2020 pemerintah melebarkan defisit anggaran hingga di level 6,1% dan berlanjut di 2021 dengan defisit 5,7%.

Sponsored

“Di sisi fiskal semua negara melakukan defisit. Data IMF, total stimulus seluruh dunia itu US$11,7 triliun atau 12% dari PDB dunia. Sedangkan stimulis yang diberikan pemerintah Indonesia pada 2020, melalui PEN sekitar US$40 miliar, dengan defisit 6,1%,” ucapnya. 

 

 

Berita Lainnya