sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Ekspansi bisnis, BTN akuisisi anak usaha PNM

Selanjutnya BTN akan mengakuisisi asuransi jiwa, asuransi umum, dan perusahaan pembiayaan demi perluasan bisnis.

Soraya Novika
Soraya Novika Senin, 22 Apr 2019 10:47 WIB
Ekspansi bisnis, BTN akuisisi anak usaha PNM

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bakal mengakuisisi saham salah satu BUMN yang bergerak di bidang pembayaran usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) yakni PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Tepatnya, BTN akan membeli 33.000 lembar saham atau setara 30% saham anak usaha PNM, yakni PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNM-IM). Dari aksi pembelian ini, BTN mengeluarkan dana senilai Rp114,3 miliar.

Adapun langkah akuisisi merupakan bagian dari Rencana Bisnis Bank (RBB) BTN periode 2019-2021 yaitu merealisasikan target ekspansi perseroan untuk memperluas cakupan bisnisnya terutama di bidang manajemen investasi. 

"Kami ingin memperluas cakupan bisnis kami terutama untuk meningkatkan kinerja bisnis dan menyukseskan Program Satu Juta Rumah," ujar Maryono dalam acara Penandatanganan Perjanjian Bersyarat Pembelian Saham PNMIM antara Bank BTN dengan PNM di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (22/4). 

Maryono menjelaskan dengan hadirnya anak usaha anyar tersebut, perseroan bakal lebih leluasa menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang. 

Dilengkapi opsi penghimpunan dana murah yang lebih luas, Bank BTN berharap dapat memberikan skema pembiayaan perumahan yang lebih terjangkau bagi lebih banyak masyarakat Indonesia. 

"Sehingga, pada akhirnya akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang bisa memiliki rumah yang murah dan terjangkau. Hal tersebut sejalan dengan komitmen kami dalam mengemban tugas sebagai agen Program Satu Juta Rumah," katanya.
 
Selain itu, Maryono melanjutkan, perusahaan manajemen investasi baru ini juga ditargetkan akan meningkatkan pendapatan non-bunga (fee-based income) perseroan. 

Emiten dengan kode saham BBTN tersebut  berencana akan menjual berbagai produk investasi dengan hadirnya anak usaha tersebut. 

Sponsored

Di antaranya reksadana, Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT), Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), Efek Beragun Aset (EBA), dan Dana Investasi Real Estate (DIRE). 

BTN juga menargetkan akan menjajakan aneka produk wealth management yang akan ditawarkan kepada para nasabah BTN Prioritas.
 
Menurut Maryono, dengan pembelian saham PNMIM tersebut juga menjadi bentuk sinergi antar BUMN. 

"Kami juga melihat PNM-IM mencatatkan kinerja keuangan yang baik yang dapat mendukung bisnis utama Bank BTN di bidang pembiayaan perumahan," kata Maryono. 
 
Adapun, rencana pembelian saham PNMIM ini akan segera disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Maryono berharap transaksi tersebut dapat segera rampung pada Juni 2019.
 
Sementara itu, dalam RBB 2019-2021, BBTN juga mengincar perusahaan lain untuk memperluas bisnisnya. Di antaranya, perseroan berencana memiliki anak usaha di bidang asuransi jiwa, asuransi umum, dan perusahaan pembiayaan. 

Pembentukan berbagai anak usaha tersebut juga difokuskan untuk mendukung penyediaan rumah yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia. 

"Kami terus berupaya untuk mengoptimalkan pencapaian target Program Satu Juta Rumah," tuturnya.