sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

FILM targetkan produksi 20 film Direct To OTT dan 16 Seri OTT per tahun

Produksi digital telah meningkat secara dramatis dengan komitmen massal multi-tahun dari beberapa platform online utama. 

Asyifa Putri
Asyifa Putri Jumat, 26 Nov 2021 09:22 WIB
FILM targetkan produksi 20 film Direct To OTT dan 16 Seri OTT per tahun

PT MD Pictures Tbk. (FILM) melaporkan penjualan bersih mengalami lonjakan yang signifikan 117,3% dari Rp84,2 miliar pada kuartal III-2020 menjadi Rp183,0 miliar pada kuartal III-2021. Di mana, kontributor penjualan adalah kategori film yang terdiri dari digital, cinema, dan televisi; serta tambahan kontributor penjualan yaitu penyewaan gedung dan penyewaan peralatan syuting.

Sebagai informasi, MD Pictures telah bergerak secara agresif di luar layar lebar untuk mendapatkan sejumlah pendapatan, termasuk Konten Direct To OTT, Seri OTT Asli, dan Perpustakaan serta Lisensi Film Terkini dan telah mendapatkan kontrak lisensi multi tahun dengan semua platform online utama, termasuk Disney +Hotstar, Viu, WeTV, Netflix, iFlix, Vidio.com, MOX, MAXstream, dan iTunes.

Sementara itu, segmen distribusi digital tumbuh secara eksponensial sebesar 279,4% menjadi Rp157,0 miliar pada kuartal III-2021 dari Rp41,4 miliar pada kuartal III-2020, menjadi kontributor pendapatan terbesar yang menghasilkan 85,8% dari total pendapatan MD Pictures. Dengan kuatnya kinerja penjualan digital, memungkinkan FILM membukukan laba bersih sebesar Rp19,2 miliar dalam sembilan bulan pertama 2021, berbalik dari rugi bersih sebesar Rp45,2 miliar dibandingkan periode yang sama. 

Presiden Direktur MD Pictures Manoj Punjabi mengaku, produksi digital telah meningkat secara dramatis dengan komitmen massal multi-tahun dari beberapa platform online utama. 

"Kami merencanakan menargetkan produksi minimal 20 film Direct To OTT dan 16 Seri OTT Asli per tahun, dengan peningkatan hasil produksi yang signifikan di tahun-tahun mendatang. Revolusi video online telah dimulai, dan kami berkomitmen untuk menyediakan konten premium Indonesia ke semua platform digital, serta melanjutkan kepemimpinan pasar kami di pasar bioskop yang sedang berkembang,” ujar Manoj dalam keterangan resmi, Kamis (25/11).

Lebih lanjut, kinerja prima MD Pictures telah menarik investor global, seperti Tencent Holdings dari China, untuk mengambil saham minoritas di FILM. Hal ini menunjukkan minat dan pandangan positif mereka terhadap industri konten Indonesia serta kepercayaan pada kepemimpinan pasar dan potensi pertumbuhan MD Pictures.

Selain itu, MD Pictures dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pengangkatan Shania Punjabi sebagai Presiden Komisaris FILM. 

Seperti yang diketahui sebelumnya, Shania Punjabi adalah Direktur MD Pictures yang mengawasi hukum, TI, pemasaran, sumber daya manusia dan corporate affairs, serta memiliki gelar Bachelor of Science di bidang Ekonomi dari The Wharton School, University of Pennsylvania, AS. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan setelah pengangkatan Komisaris Utama yang baru, yakni sebagai berikut:

Sponsored

Presiden Komisaris​    : Shania Punjabi
Komisaris Independen​: Sanjeva Advani

Presiden Direktur    ​​: Manoj Dhamoo Punjabi
Direktur                   ​​: David Elliott Ulmer, Jr
Direktur          ​​         : Sajan Lachmandas Mulani 
Direktur                ​​   : Priyadarshi Anand

Berita Lainnya