sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Giliran Jambi realisasikan kawasan cabai 350 ha

Ini bagian dari realisasi belanja guna mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Rabu, 09 Sep 2020 15:44 WIB
Giliran Jambi realisasikan kawasan cabai 350 ha
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 365.240
Dirawat 64.032
Meninggal 12.617
Sembuh 289.243

Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat realisasi belanja guna mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2020. Apalagi, menjadi sektor penopang pada triwulan sebelumnya, yang mengalami penurunan drastis imbas pandemi coronavirus baru (Covid-19).

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat (STO) Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementan, Tommy Nugraha, menerangkan, anggaran terbesar instansinya untuk pengembangan kawasan hortikultura, khususnya aneka cabai dan bawang. Beberapa daerah mulai merealisasikannya.

"Setelah Provinsi Bali, kini Provinsi Jambi juga sudah selesai pengadaan bantuan saprodi (sarana produksi) untuk pengembangan kawasan cabai. Kami akan terus pantau dan yakin satuan kerja di daerah lainnya akan segera realisasi juga," katanya via keterangan tertulis, Rabu (9/9).

Kasi Hortikultura Dinas Pertanian (Distan) Jambi, Wilda Roshita, mengungkapkan, 
pihaknya telah menyelesaikan pengadaan bantuan saprodi untuk pengembangan kawasan cabai seluas 350 hektare (ha) di Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Bungo, Sarolangun, dan Tebo.

"Kami sudah selesai pengadaan, dropping bantuan sekaligus BAST (berita acara serah terima) sarana produksi cabai untuk 214 kelompok tani (poktan). Bantuannya berupa benih cabai varietas PM99, laba, castilo dan sarana pengendali OPT berupa likat kuning," paparnya.

Dirinya berharap, bantuan ini mampu menggenjot produksi cabai, terutama menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN).

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Hortikultura, Retno Sri Hartati Mulyandari, berharap, upaya tersebut mampu meningkatkan capaian subsektor hortikultura.

"Pada triwulan II ini, hortikultura memberikan kontribusi tertinggi kedua setelah tanaman pangan. Harapannya, tetap akan memberikan kontribusi tertinggi," tutupnya.

Sponsored
Berita Lainnya