sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tingkatkan investasi luar Jawa, Bahlil: Beri kemudahan jangan dipalak

Demi mengejar target investasi sebesar Rp900 triliun, BKPM terbuka dengan perusahaan nasional maupun asing.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Selasa, 27 Jul 2021 16:16 WIB
Tingkatkan investasi luar Jawa, Bahlil: Beri kemudahan jangan dipalak

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, untuk dapat meningkatkan investasi di luar Pulau Jawa, maka perusahaan yang mau masuk harus diberi kemudahan, bukan dipalak.

Untuk itu, pemerintah daerah harus dapat memastikan bahwa daerahnya memiliki keunggulan dan kemudahan bagi investor untuk berinvestasi. Sehingga, perusahaan memiliki ketertarikan untuk menanamkan modalnya di sana.

"Strateginya kita harus datangi satu-satu. Kita yakinkan, kasih mereka insentif. Kasih izin jangan palak. Kalau perusahaan datang sudah dipalak duluan, susah mereka datang ke daerah," katanya dalam video conference, Selasa (27/7).

Dia pun mengungkapkan, demi mengejar target investasi sebesar Rp900 triliun, pihaknya terbuka dengan perusahaan nasional maupun asing. Namun, dengan catatan perusahaan yang masuk harus menggandeng UMKM lokal.

"Kita welcome perusahaan nasional dan asing. Jangan urus yang asing saja. Dalam negeri maupun luar negeri, bahkan sekarang investasi yang masuk harus kolaborasi dengan UMKM. Tidak ada toleransi," ujarnya.

Meyakinkan investor untuk mau menanamkan modalnya di luar Pulau Jawa perlu dilakukan untuk pemerataan investasi di Indonesia, sehingga pembangunan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa.

Pasalnya, para investor kebanyakan hanya mau menanamkan modalnya di Pulau Jawa dengan dukungan infrastruktur yang baik dan mudah. Untuk itu, perlu usaha ekstra agar mereka mau berinvestasi di luar Jawa. 

"Berikan insentif yang lebih baik ketimbang Pulau Jawa agar mereka mau ke sana. Kedua selesaikan persoalan-persoalan mereka dan berikan rasa keyakinan ekstensi dan stabilitas politik keamanan di sana agar mereka berjalan," ucapnya.

Sponsored

Adapun realisasi investasi pada semester I-2021 ini mencapai Rp442,8 triliun atau 49,2% dari target investasi tahun ini sebesar Rp900 triliun.

Realisasi itu berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp214,3 triliun dan penanaman modal asing (PMA) senilai Rp228,5 triliun.

Jika dilihat berdasarkan wilayah penempatan investasi, realisasi di Pulau Jawa mencapai Rp214,53 triliun atau 48,5%. Sedangkan, investasi di luar Pulau Jawa mencapai Rp228,23 triliun atau 51,5% 

 

Berita Lainnya