sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenkeu cairkan bansos Covid-19 senilai Rp53,8 triliun

Bansos ini terdiri atas Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako yang akan segera dibagikan ke masyarakat.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 15 Apr 2020 20:24 WIB
Kemenkeu cairkan bansos Covid-19 senilai Rp53,8 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 278722
Dirawat 61379
Meninggal 10473
Sembuh 206870

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mencairkan anggaran bantuan sosial (bansos) penanggulangan Covid-19 senilai total Rp53,8 triliun pada Rabu (15/4). Anggaran bansos ini terdiri atas Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp16,4 triliun dan Kartu Sembako senilai Rp37,4 triliun.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari mengatakan dana penyaluran ini sudah termasuk tambahan target Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 800.000 keluarga untuk darurat Covid-19.

"Untuk Program Sembako, nominal penyaluran mencapai Rp14 triliun yang akan mencakup hingga periode penyaluran Mei 2020," katanya dalam keterangan resminya.

Tak hanya itu, pemerintah juga mempercepat penyaluran Program Indonesia Pintar/Kartu Indonesia Pintar (PIP/KIP) Kuliah/Bidikmisi Kemendikbud yang memiliki pagu sebesar Rp15,76 triliun.

Pada 8 April, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III telah mencairkan Bantuan PIP Sekolah Menengah Pertama sebesar Rp12,25 miliar yang diperuntukkan bagi 16.300 siswa dan Bidikmisi sebesar Rp61 miliar yang diperuntukkan bagi 10.100 mahasiswa. 

Untuk realisasi Program PIP/KIP Kuliah/Bidikmisi Kementerian Agama, pemerintah telah mencairkan Bantuan PIP Madrasah Tahap I (MI, MTs,& MA) pada tanggal 13 April sebesar Rp182,28 miliar melalui KPPN Jakarta IV yang diperuntukkan bagi 530.591 siswa.

Untuk Program Kartu Prakerja, Kemenkeu sudah mengalokasikan sebesar Rp20 triliun, dengan target sebanyak 5,6 juta peserta. Pendaftaran peserta telah dibuka mulai tanggal 11 April melalui website www.prakerja.go.id, di mana hingga 14 April, calon peserta yang telah terdaftar sebanyak 4,3 juta orang. 

Selain itu, pemerintah juga memiliki beberapa Kegiatan Padat Karya Tunai di beberapa kementerian. Untuk Kementerian Pertanian misalnya, target pelaksanaan kegiatan pada April-Agustus 2020 dengan total anggaran sebesar Rp1,6 miliar. 

Sponsored

"Refocusing kegiatan yang dilakukan salah satunya ialah fasilitas bantuan ayam/kambing/domba untuk penanganan dampak penyebaran Covid-19 dan mendukung ketersediaan pangan," ujarnya. 

Sementara, di Kementerian Perhubungan, total alokasi berjumlah Rp1,87 triliun yang tersebar untuk Perhubungan laut sebesar Rp1,38 miliar; Perhubungan udara sebesar Rp226,1 miliar; BPSDMP sebesar Rp6,1 miliar; Perhubungan Darat sebesar Rp522,3 juta, serta Perkeretaapian sebesar Rp1,64 triliun. 

Sedangkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, total alokasi mencapai Rp95,58 miliar untuk Pengelolaan Irigasi Tambak/Kolam (PITAP), Minapadi, Penanaman Mangrove, dan Integrasi Lahan Pegaraman. 

Selanjutnya, untuk Kementerian PUPR, disediakan total anggaran Rp10,23 triliun yang diperuntukkan bagi Sumber daya air sebesar Rp2,29 triliun, Bina Marga Rp629,0 miliar, Cipta Karya Rp2,5 triliun dan Penyediaan Perumahan sebesar Rp4,81 triliun.

"Kemenkeu dan Kementerian/Lembaga (K/L) akan terus berkoordinasi untuk mempercepat implementasi dengan tetap menjaga tata kelola yang baik sehingga dapat menekan dampak Covid-19," ujarnya.

Berita Lainnya