sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenkeu sebut digitalisasi tingkatkan produktivitas di tengah pandemi

Pandemi jadi tantangan bagaimana tetap bisa produktif dengan segala keterbatasan.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Sabtu, 12 Sep 2020 13:41 WIB
Kemenkeu sebut digitalisasi tingkatkan produktivitas di tengah pandemi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 278722
Dirawat 61379
Meninggal 10473
Sembuh 206870

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan, pemanfaatan teknologi digital dapat meningkatkan produktivitas masyarakat saat aktivitasnya terbatas akibat pandemi Covid-19.

Dia mencontohkan kinerja Kementerian Keuangan yang semakin bertambah saat pandemi. Pandemi membuat penerimaan pajak berkurang, sementara kebutuhan belanja terus meningkat dan Kementerian Keuangan perlu menutupi pembiayaan tersebut.

“Kerja dari rumah (work from home/WFH) menjadi kunci. Pandemi jadi tantangan buat kita semua bagaimana tetap bisa produktif dengan segala keterbatasan tadi,” katanya dalam webinar DJPPR, Sabtu (12/9).

Itulah sebabnya sejak melakukan WFH, produktivitas Kemenkeu menjadi lebih meningkat. Dengan bantuan teknologi digital, Luky mengaku dalam sehari dapat melakukan rapat lebih dari tiga kali.

Selain itu, teknologi yang menyediakan fasilitas rapat virtual mampu memangkas waktu dan jarak, karena tidak perlu lagi berpindah tempat rapat dan menghabiskan waktu di jalan.

“Dengan virtual seperti ini justru lebih produktif, karena rapat bisa dilakukan secara virtual tanpa membutuhkan waktu transportasi, misalnya,” ujarnya.

Rapat yang dilakukan secara virtual dapat meminimalisir potensi keterlambatan waktu memulai rapat, sehingga produktivitas lebih meningkat. Selain itu, teknologi digital juga membuat dirinya bisa menghadiri dua rapat sekaligus dengan menggunakan perangkat yang berbeda.

“Kita bisa rapat dengan dua laptop atau iPad, jadi banyak yang bisa kita tangani,” tuturnya.

Sponsored

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Ayo Belajar Nadhira Nuraini Afifa mengatakan, rapat virtual juga meningkatkan kontribusi peserta rapat dalam memberikan saran atau kritik.

Adapun pianis jazz Indonesia Joey Alexander menuturkan, teknologi digital memberikan dirinya pengalaman baru, yaitu konser virtual. Konser virtual bisa menjangkau lebih banyak orang.

“Ini luar biasa festivalnya dan belum pernah terjadi. Jadi saya sebagai musisi bisa merasakan sharing mengenai musik melalui virtual, meskipun penontonnya tidak bisa datang,” katanya.

Berita Lainnya