sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenko Marves usulkan 11 proyek baru masuk PSN

Kemenko Marves mengusulkan Proyek Strategi Nasional (PSN) di antaranya pembangunan smelter dan pengolahan batu bara.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 16 Apr 2020 11:33 WIB
Kemenko Marves usulkan 11 proyek baru masuk PSN
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 385.980
Dirawat 63.556
Meninggal 13.205
Sembuh 309.219

Kementerian Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) mengusulkan 11 proyek baru masuk dalam daftar Proyek Strategi Nasional (PSN).

Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Komisi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) untuk pengajuan proyek baru tersebut.

"Terkait beberapa usulan proyek yang kami evaluasi dari segi pendanaan, aspek kemampuan investor, dampak terhadap perekonomian, dan aspek tata ruang," kata Seto dalam keterangan resminya, Kamis (16/4).

Seto mengungkapkan usulan PSN pertama adalah Kawasan Industri Pulau Obi dengan jumlah tenaga kerja asal Indonesia sebanyak 1.978 orang. Saat ini, proyek tersebut telah memiliki desain smelter RKEF tahap II dengan estimasi investasi sekitar US$800 juta.

Seto mengatakan dalam kawasan ini telah terdapat Smelter RKEF tahap I yang telah beroperasi sejak tahun 2016. Seto mengatakan investor mayoritas pada proyek ini berasal dari investor domestik yaitu Grup Harita.

Namun, lanjut Seto, pembangunan yang signifikan adalah Smelter High Pressure Acid Leaching (HPAL). Pembangunan smelter ini sudah hampir selesai dan diperkirakan kuartal III-2020 akan beroperasi. Produk smelter ini adalah MHP (bahan katoda lithium battery), nikel sulfat, dan kobalt sulfat. Nilai investasi smelter ini diperkirakan sekitar US$1 miliar.

Usulan kedua adalah Weda Bay Industrial Park. Jika tidak ada pandemi Covid-19, peresmian operasi untuk smelter dilakukan pada April 2020. Rencana total investasi tahun ini sekitar US$4 miliar-US$5 miliar.

“Dua kawasan industri ini yang sudah masuk dalam kategori yang dapat dipertimbangkan dalam PSN. Jika berkenan, keduanya akan kami mintakan untuk dilengkapi kekurangannya untuk kemudian masuk dalam daftar proyek PSN," tuturnya.

Sponsored

Sementara, sembilan usulan proyek lain yang telah dievaluasi untuk memastikan investor yang berinvestasi di proyek tersebut memiliki kemampuan finansial dan eksekusi untuk mewujudkan proyek dan bisa selesai sebelum 2024.

Kesembilan proyek tersebut terdiri dari 6 proyek terkait smelter, 1 proyek pengolahan batu bara menjadi methanol di Kalimantan Timur, proyek Kawasan Industri Methanol, dan pembangunan jalur tol Kediri-Tulungagung.

Berita Lainnya