logo alinea.id logo alinea.id

Laba Lippo Karawaci naik 13,19% jadi Rp695,15 miliar

PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) mencatatkan laba bersih senilai Rp695,15 miliar sepanjang 2018. Angka ini naik 13,19% dari tahun sebelumnya.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 07 Mar 2019 16:14 WIB
Laba Lippo Karawaci naik 13,19% jadi Rp695,15 miliar

PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) mencatatkan laba bersih senilai Rp695,15 miliar sepanjang 2018. Angka ini naik 13,19% dari tahun sebelumnya senilai Rp614,17 miliar.

Kenaikan laba ini sejalan dengan pendapatan perusahaan yang naik 18,41% menjadi Rp12,46 triliun pada 2018, dari sebelumnya Rp10,53  triliun pada 2017.

Pendapatan terbesar disumbang dari recurring income atau pendapatan berulang yang berkontribusi hingga 63% atau setara dengan Rp7,9 triliun dari total pendapatan. Adapun bisnis properti menyumbang sebesar 37% dari total pendapatan atau setara dengan Rp4,6 triliun.

Berdasarkan divisi bisnis, sepanjang 2018 paling besar disumbangkan oleh divisi healthcare yang mengantongi sebesar Rp6 triliun dan divisi urban development sebesar Rp3,4 triliun.

Adapun pendapatan divisi Large Scale Integrated senilai Rp1,2 triliun dan divisi hospitality and infrastructure berkontribusi sebesar Rp1,1 triliun.

Bisnis lain yakni property and portfolio management (termasuk jasa manajemen) yakni Rp452 miliar dan retail mails Rp368 miliar. Pendapatan jasa manajemen merupakan pendapatan yang berasal dari jasa pengelolaan pusat belanja dan pengelolaan REIT (dana investasi real estat).

Presiden Direktur LPKR Ketut Budi Wijaya mengatakan, pada 2018 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi sektor properti di Indonesia, namun LPKR telah berhasil meningkatkan pendapatan dan laba perseroan. 

"Prioritas utama kami dalam enam bulan ke depan adalah untuk memperkuat arus kas dan neraca perusahaan," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Alinea.id pada Kamis (7/3).

Sponsored

Investor Relation LPKR William Wijaya Utama menyebutkan, sebagai bagian dari rencana ekspansi rumah sakit, LPKR melalui anak usahanya di bidang pelayanan kesehatan yakni PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) telah membuka empat rumah sakit baru pada 2018.

Adapun keempat rumah sakit tersebut yaitu, Siloam Hospitals Lubuk Linggau di Sumatra Selatan dengan kapasitas 175 tempat tidur. Kemudian Siloam Hospitals Jember di Jawa Timur dengan kapasitas 323 tempat tidur. 

"Lalu Siloam Hospitals Semarang di Jawa Tengah dengan kapasitas 23 tempat tidur dan Siloam Hospitals Palangkaraya di Kalimantan Tengah dengan kapasitas 199 tempat tidur," ujarnya.