sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

OJK siapkan aturan kesehatan perusahaan asuransi

Akan ada empat kriteria penilaian kesehatan perusahaan keuangan non-bank.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 13 Feb 2020 19:29 WIB
OJK siapkan aturan kesehatan perusahaan asuransi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menerbitkan peraturan terkait dengan tingkat kesehatan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) termasuk perusahaan asuransi. Rencana penerbitan aturan tersebut menyusul maraknya kasus yang menimpa perusahaan asuransi akhir-akhir ini.

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) 1A OJK Ariastiadi mengatakan peraturan tingkat kesehatan perusahaan IKNB tersebut telah digodok sejak tahun 2019.

"POJK ini akan mengatur tingkat kesehatan perusahaan asuransi, pembiayaan, dana pensiun, dan lain-lain. POJK ini merupakan bagian dari reformasi IKNB," kata Ariastiadi di Gedung OJK, Jakarta, Kamis (13/2).

Ariastiadi melanjutkan POJK ini akan melengkapi POJK Nomor 71 Tahun 2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi.

Dalam POJK baru tersebut, kata Ariastiadi, rencananya akan ada empat kriteria penilaian kesehatan perusahaan IKNB. Pertama, bagaimana rating dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).

Kedua, bagaimana profil risiko dan penjamin risiko perusahaan IKNB. Ketiga, implikasi pada profil risiko dan penjamin risiko terhadap keuangan, liabilitas, dan permodalan perusahaan IKNB. Terakhir, OJK akan memberikan rating kepada tingkat kesehatan perusahaan IKNB dari 1-5.

"Nanti akan ada rating 1-5, akan ada perlakuan khusus," ujar dia.

Menurut Ariastiadi, dengan pemberian rating tersebut, nantinya OJK bisa mengidentifikasi lebih awal perusahaan asuransi mana yang perlu perhatian khusus, atau bahkan yang perlu disehatkan.

Sponsored

"Dengan pendekatan yang baru, akan jadi lebih antisipatif. Akan ada perbaikan, baik yang mayor maupun yang minor," tutur Ariastiadi.

Waspadai lonjakan kredit bermasalah

Waspadai lonjakan kredit bermasalah

Rabu, 01 Apr 2020 17:59 WIB
Pecah kongsi di partai Tommy

Pecah kongsi di partai Tommy

Rabu, 01 Apr 2020 06:01 WIB
Memetik laba di tengah pandemi corona

Memetik laba di tengah pandemi corona

Selasa, 31 Mar 2020 17:51 WIB
Berita Lainnya