logo alinea.id logo alinea.id

Pemberi pinjaman di Asetku dapat return 24%

Asetku menawarkan pengembalian dan keuntungan (return) kepada pemberi pinjaman hingga 24% dari dana pokok.

Soraya Novika
Soraya Novika Senin, 11 Feb 2019 15:25 WIB
Pemberi pinjaman di Asetku dapat return 24%

Perusahaan Fintech peer to peer (P2P) lending Asetku menawarkan pengembalian dan keuntungan (return) kepada pemberi pinjaman hingga 24% dari dana pokok.

Direktur Asetku Andrisyah Tauladan mengatakan perusahaan yang menghubungkan pemberi pinjaman dengan peminjam dari segmen consumer lending ini juga menawarkan tenor beragam kepada peminjam.

"Setiap pendanaan di Asetku menggunakan 'fixed rutern rate', sehingga pemberi pinjaman dapat melihat 'return rate' pasti, estimasi jumlah pengembalian beserta besaran 'return' yang bervariasi mulai dari 20%-24%, dan jelas waktu kembalinya," Tauladan di Jakarta, Senin (11/2).

Tauladan menyebut tenor yang ditawarkan Asetku berkisar 15 hari sampai dengan 30 hari. Menurut Andri, siapapun dapat melakukan pendanaan di Asetku karena minimum dana pokok pendanaannya cukup terjangkau. 

"Bisa dimulai dari Rp2 juta, pemberi pinjaman sudah bisa mendapatkan 'return' dengan meminjamkan dananya kepada peminjam berkualitas," katanya.

Asetku menggandeng Akulaku sebagai partner eksklusif penyedia peminjam berkualitas. Menurut Andri, hanya peminjam Akulaku yang memiliki grade "sangat baik" dengan tenor tertentu yang didanai.

Penentuan grade ini dilihat dari credit history, frekuensi pinjaman, dan juga ketepatan pembayaran yang tercatat di Akulaku.

“Meskipun peminjam telah memiliki grade sangat baik, Asetku tetap melakukan double checking untuk memastikan kualitas para peminjam," paparnya.

Sponsored

Guna meminimalisir adanya risiko pendanaan, Asetku juga melakukan diversifikasi atau penyebaran dana secara otomatis yang disesuaikan dengan nominal tiap pendanaan. 

"Pemberi pinjaman tak perlu repot untuk menyebarkan dananya sendiri, karena sistem kami akan membantu menyebarkannya sehingga risiko menjadi lebih kecil," tuturnya.

Hingga kini, jumlah pendanaan yang berhasil disalurkan kepada Peminjam sudah lebih dari Rp200 miliar. Asetku menargetkan pada kuartal II-2019, penyaluran dana peminjam dapat mencapai Rp500 miliar tiap bulannya. Sementara, Non-Performing Loan (NPL) Asetku masih 0,00%.