close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi. Pixabay.
icon caption
Ilustrasi. Pixabay.
Bisnis
Selasa, 11 Februari 2020 13:34

Pemerintah bangun 266.070 jaringan gas tahun ini

Proyek ini didanai dengan APBN 2020 sebesar Rp3,52 triliun.
swipe

Pemerintah akan membangun 266.070 jaringan gas (jargas) rumah tangga pada 2020. Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Alimuddin Baso mengatakan program yang merupakan proyek prioritas ini akan didanai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp3,52 triliun.

"Sekarang yang lagi mau kita eksekusi adalah 266.070 jargas rumah tangga pakai APBN," katanya di Jakarta, Selasa (11/2).

Alimuddin menuturkan pemerintah akan melelang proyek pembangunan jaringan gas ini ke swasta. Selanjutnya, jaringan gas yang sudah terpasang nantinya tetap akan dikelola oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) atau PGN sebagai sub holding PT Pertamina (Persero).

"Saat ini masih dibangun dengan anggaran APBN. Nanti penugasan kita ke Pertamina dan sub holding dalam hal ini PGN," ujarnya.

Menurut Alimuddin, pembangunan jaringan gas rumah tangga tersebut dilakukan untuk mengurangi subsidi gas cair atau liquid petroleum gas (LPG) 3 kilogram (kg) yang perlahan mulai dikurangi. Dia juga menargetkan pembangunan bisa dimulai pada semester I-2020.

"Kalau kita sekarang ini Insyaallah mungkin semester satu sudah mulai, di Maret dan April," ucapnya.

Sebagai informasi, hingga 2019 pemerintah menargetkan pembangun 78.216 sambungan rumah tangga di 17 kota kabupaten. Sedangkan untuk 2018, pembangunan jargas mencapai 325.852 sambungan di 40 kota kabupaten.

Sementara itu, pemerintah menargetkan pembangunan jargas hingga 2025 dapat terealisasi sebesar 4,7 juta sambungan.

img
Nanda Aria Putra
Reporter
img
Laila Ramdhini
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan