sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Penjualan rumah tapak angkat marketing sales Agung Podomoro

Bonus regulasi oleh pemerintah kepada industri properti berperan penting untuk mendorong konsumsi masyarakat terhadap perumahan.

Hermansah
Hermansah Rabu, 28 Jul 2021 21:26 WIB
Penjualan rumah tapak angkat marketing sales Agung Podomoro

Marketing Director Agung Podomoro Land Agung Wirajaya menjelaskan, penjualan rumah tapak menjadi magnet konsumen dalam transaksi properti Agung Podomoro hingga semester I-2021.

"Proyek-proyek Podomoro Park Bandung, Podomoro Golf View, Vimala Hills, dan Kota Kertabumi yang dikembangkan oleh entitas anak PT Agung Podomoro Land Tbk./APLN) mencatatkan marketing sales hampir 40% dari total marketing sales APLN sampai dengan Juni 2021," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/7).

 Penjualan marketing di proyek pengembangan Agung Podomoro lainnya, Kota Podomoro Tenjo, sudah terjual tiga klaster 100% sold out mencapai lebih dari 2000 unit rumah. Sementara saat ini produk Kota Podomoro Tenjo yang menjadi andalan adalah unit rumah di klaster Burgundy dan klaster Kenanga yang penjualannya sudah mencapai sekitar 70% dari total unit yang dipasarkan. Pencapaian itu menjadi bukti kemampuan Agung Podomoro dalam mengoptimalkan momentum pertumbuhan industri properti yang mulai bergerak naik sejak kuartal I-2021.  

"Saat ini kami terus membuka klaster baru di sejumlah proyek existing untuk memenuhi permintaan konsumen. Kami optimis sampai akhir tahun permintaan terhadap properti akan lebih baik dibandingkan tahun 2020," jelas Agung.

Sponsored

Bonus regulasi yang diberikan oleh pemerintah kepada industri properti juga berperan penting untuk mendorong konsumsi masyarakat terhadap perumahan. Insentif pemerintah untuk membebaskan biaya PPN yang berkisar 50%-100% (tergantung harga rumah) dan down payment (DP) nihil menjadikan penjualan properti meningkat.

"Terobosan regulasi oleh pemerintah menjadi salah satu pendorong penjualan properti terus tumbuh positif tahun ini. Sebagai sektor yang mampu memberikan dampak luas ke sektor-sektor ekonomi lainnya, kebangkitan properti akan menjadi kunci recovery ekonomi Indonesia. Perjalanan berbagai krisis ekonomi yang pernah dilalui bangsa ini telah membuktikan hal itu secara jelas," ujar Agung.

 

Berita Lainnya