close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi penjualan mobil bekas. Foto dokumentasi.
icon caption
Ilustrasi penjualan mobil bekas. Foto dokumentasi.
Bisnis
Kamis, 19 Februari 2026 16:48

Permintaan mobil bekas diramal naik jelang Lebaran 2026

ASLC proyeksi penjualan mobil bekas naik jelang Lebaran 2026, target tumbuh dobel digit didorong lonjakan mudik.
swipe

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) memproyeksikan peningkatan permintaan mobil bekas menjelang periode mudik Lebaran 2026. Tradisi mudik dan lonjakan mobilitas masyarakat dinilai akan mendorong kebutuhan terhadap kendaraan pribadi yang andal dan terjangkau.

Perseroan yang bergerak di bisnis lelang seperti JBA, penjualan ritel mobil bekas seperti Caroline.id, serta pembiayaan berbasis gadai seperti MotoGadai, melihat momentum musiman Lebaran secara historis selalu memberikan kontribusi positif terhadap penjualan. Kebutuhan transportasi pribadi untuk perjalanan jarak jauh membuat mobil bekas menjadi alternatif yang realistis bagi masyarakat.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASLC memperkuat ketersediaan stok kendaraan di berbagai showroom Caroline.id. Perseroan memastikan unit yang tersedia telah melalui proses inspeksi ketat agar kondisi mesin dan kelengkapan dokumen tetap prima. Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi konsumen, khususnya yang akan menggunakan kendaraan untuk perjalanan mudik.

Selain penguatan stok, ASLC juga mengoptimalkan platform digital serta jaringan online-to-offline (O2O). Model ini memungkinkan konsumen melakukan pencarian dan seleksi unit secara daring sebelum menyelesaikan transaksi di showroom. Strategi tersebut dinilai efektif dalam menjawab perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan kanal digital.

di sisi lain, unit bisnis lelang seperti JBA turut memanfaatkan momentum Lebaran dengan memperkuat pasokan kendaraan dan memperluas akses lelang berbasis digital. Menjelang Lebaran, aktivitas lelang biasanya meningkat seiring kebutuhan dealer dan pelaku usaha dalam memenuhi permintaan pasar yang naik.

Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Tbk., Jany Candra, mengatakan mobil bekas menawarkan harga yang terjangkau dan selalu menjadi alternatif.

“Jelas bisa kita lihat bahwa mobil bekas selalu menjadi alternatif rasional di tengah daya beli yang selektif. Karena mobil bekas menawarkan harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru serta memberikan pilihan unit yang variatif sesuai kebutuhan konsumen," dalam siaran pers yang diterima Alinea.id, Kamis (19/2).

Optimisme tersebut mendorong perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan dobel digit sepanjang 2026. Target itu didukung strategi ekspansi jaringan yang berkelanjutan, optimalisasi ekosistem omnichannel, serta kesiapan perusahaan memanfaatkan momentum musiman seperti Lebaran untuk mendongkrak pendapatan.

Kinerja 2025 menjadi pijakan target tersebut. Hingga kuartal III-2025, ASLC mencatat pendapatan tumbuh 15% secara tahunan menjadi Rp713,0 miliar, dengan laba bersih sebesar Rp33,9 miliar.

“Dengan menjaga kualitas melalui proses inspeksi ketat dan menghadirkan transparansi harga serta kondisi kendaraan, ASLC memusatkan perhatian pada pertumbuhan berkelanjutan dan profitabilitas bisnis,” ucap Jany Candra.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan