close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi Alinea.id/Enrico P. W.
icon caption
Ilustrasi Alinea.id/Enrico P. W.
Bisnis
Sabtu, 14 Januari 2023 19:50

Pertumbuhan perbankan syariah 2023 diprediksi lebih tinggi dari konvensional

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah diperkirakan tumbuh 11,46% (yoy).
swipe

Chief Economist PT Bank Syariah Tbk (BSI) Banjaran Surya Indrastomo memperkirakan, perekonomian global di 2023, menghadapi banyak tantangan. Antara lain, yaitu masih berlanjutnya ketegangan geopolitik, meningkatnya potensi resesi di negara maju, serta isu perubahan iklim.

Di sisi lain, Surya berpandangan perekonomian domestik akan membaik dalam menghadapi tantangan tersebut. Ini terlihat dari pulihnya mobilitas dan konsumsi, normalisasi kebijakan fiskal dan moneter, hilirisasi tambang, serta dinamika politik menjelang pemilu.

“Beberapa kondisi tersebut akan mempengaruhi realisasi pertumbuhan ekonomi nasional di 2023,” kata Surya dalam keterangannya, Sabtu (14/1).

Dengan demikian, menurut Surya, Office of Chief Economist BSI pun memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2023 akan ada di level 5,04%. Ini kata dia akan memberikan outlook positif terhadap 17 sektor lapangan usaha yang menjadi guideline ekspansi bisnis bagi segmen wholesale maupun ritel.

Lebih lanjut Surya mengatakan, pada sektor perbankan, pertumbuhan bisnis perbankan syariah di 2023 diperkirakan ada di atas rata-rata perbankan nasional.

“Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah diperkirakan tumbuh 11,46% (yoy) atau lebih tinggi dari proyeksi DPK perbankan nasional yang hanya 9,6% (yoy),” ujarnya.

Sementara itu, penyaluran pembiayaan perbankan syariah diperkirakan tumbuh 931% (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan proyeksi pertumbuhan kredit perbankan nasional yang sebesar 8,18% (yoy).

 

img
Erlinda Puspita Wardani
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan