sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Rata-rata nilai transaksi harian bursa pekan ini naik 4,75%

Namun, selama sepekan ini kapitalisasi pasar bursa mengalami perubahan 1,09% menjadi Rp8,3 triliun dari Rp8,4 triliun pada pekan lalu.

 Ratih Widihastuti Ayu Hanifah
Ratih Widihastuti Ayu Hanifah Sabtu, 29 Jan 2022 12:42 WIB
Rata-rata nilai transaksi harian bursa pekan ini naik 4,75%

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono mengumumkan, selama sepekan, perdagangan di BEI mayoritas ditutup pada zona hijau. Kenaikan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa sebesar 22,41% menjadi 21,705 miliar saham dari 17,731 miliar saham pada penutupan pekan lalu. 

Kemudian, peningkatan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 4,75% menjadi Rp12,063 triliun dari Rp11,516 triliun pada pekan sebelumnya.

"Peningkatan turut terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi bursa selama sepekan, yaitu sebesar 2,56% menjadi 1.335.673 transaksi dari 1.302.330 transaksi selama sepekan yang lalu," ungkap Yulianto dalam siaran tertulis, Sabtu (29/1).

Namun begitu, selama sepekan ini kapitalisasi pasar bursa mengalami perubahan 1,09% menjadi Rp8,3 triliun dari Rp8,4 triliun pada penutupan pekan lalu.

Bahkan pada Jumat (28/1) pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ditutup berubah sebesar 1,20% menjadi 6.645,511 dari 6.726,373 pada pekan sebelumnya. Investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp214,79 miliar dan sepanjang 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp6,20 triliun.

Menutup pekan ini, tepatnya pada Jumat (28/1), saham dan waran PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk. (BAUT) resmi tercatat di Papan Pengembangan BEI.

"BAUT merupakan perusahaan tercatat ke-5 yang tercatat di BEI pada tahun 2022. BAUT bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dengan sub sektor Retailing. Adapun Industri BAUT adalah Specialty Retail dengan sub industri Home Improvement Retail," kata Yulianto.

Kemudian hari Kamis (27/1), Obligasi Berkelanjutan I Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap I Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1,5 triliun.

Sponsored

"Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi tersebut adalah idA (Single A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank KB Bukopin Tbk.," kata dia.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2022 adalah empat emisi dari tiga emiten senilai Rp3,15 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 482 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp432,41 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 123 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 145 seri dengan nilai nominal Rp4.667,27 triliun dan US$200 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp4,91 triliun.

Lebih lanjut sementara pada Rabu (26/1), Saham PT Net Visi Media Tbk. (NETV) resmi tercatat di Papan Pengembangan BEI. NETV merupakan perusahaan tercatat ke-4 yang tercatat di BEI pada tahun 2022. Diketahui, NETV bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dengan sub sektor Media & Entertainment. Adapun Industri NETV adalah Media dengan sub industri Broadcasting.

"Dapat kita lihat dari waktu selama sepekan, terdapat tiga pencatatan saham perdana dan satu obligasi di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pencatatan yang pertama, yaitu pada Selasa (25/1) Saham PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) resmi tercatat di Papan Pengembangan BEI," jelas dia.

Berita Lainnya