sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Realisasi investasi kuartal II-2020 turun 8,9%

Capaian realisasi ini meleset dari target BKPM kuartal II-2020 sebesar Rp200 triliun.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 22 Jul 2020 12:38 WIB
Realisasi investasi kuartal II-2020 turun 8,9%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 135123
Dirawat 39290
Meninggal 6021
Sembuh 89618

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada kuartal II-2020 mencapai Rp191,9 triliun. Realisasi ini tercatat menurun 8,9% dibandingkan dengan kuartal I-2020 (Quarter-on-Quarter/QoQ) dan turun 4,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (Year-on-Year/YoY).

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, mengatakan capaian realisasi ini meleset dari target BKPM kuartal II-2020 sebesar Rp200 triliun.

"Harus kami akui, periode kuartal II-2020 ini sangat berat. Sekarang di BKPM, deputi sampai direktur, turun ke lapangan untuk memastikan investasi," kata Bahlil dalam keterangan pers, Rabu (22/7).

Dari realisasi investasi tersebut, tercatat penyerapan tenaga kerja sebanyak 263.109 orang, dari 34.658 proyek investasi.

Dari jenisnya, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada kuartal II-2020 mencapai Rp94,3 triliun 49,1% dari total realisasi investasi. Capaian ini menurun 16,4% QoQ dan turun 1,4% secara YoY.

Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp97,6 triliun atau 50,9% dari realisasi investasi kuartal II-2020. Capaian ini turun 0,4% secara QoQ, tetapi naik 06,9% secara YoY.

"Di sektor apa saja? Listrik, gas dan air mendominasi Rp30,5 triliun. Kemudian transportasi, pergudangan dan telekomunikasi Rp27 triliun," ujar Bahlil.

Industri lainnya yang menyumbang realisasi investasi adalah industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya sebesar Rp20,7 triliun, industri makanan Rp18 triliun, dan industri lain-lain Rp15,2 triliun.

Sponsored

Adapun negara asal investasi terbanyak pada kuartal II-2020 adalah Singapura dengan realisasi Rp2 miliar, Hong Kong Rp1,2 miliar, dan China Rp1,1 miliar.  

Sedangkan provinsi yang mendominasi investasi pada kuartal II-2020 berada di Pulau Jawa. Realisasi terbesar berasal dari Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp30,1 triliun, lalu disusul Jawa Barat Rp28 triliun, Jawa Timur Rp19,6 triliun, Banten Rp13 triliun, dan Riau Rp10 triliun.

Berita Lainnya