close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Foto dokumentasi Kementerian Perhubungan.
icon caption
Foto dokumentasi Kementerian Perhubungan.
Bisnis
Minggu, 23 Juli 2023 09:01

Revitalisasi Bandara Soekarno Hatta ditargetkan rampung 6 bulan

Revitalisasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan.
swipe

Revitalisasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pengerjaan proyek ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas pergerakan penumpang dan pesawat.

“Kurang lebih sekitar enam bulan lagi semua bisa diselesaikan sehingga dapat memenuhi demand yang semakin meningkat. Bandara Soetta akan menjadi showcase-nya negara Indonesia di mata dunia,” ujar Budi, dikutip Minggu (23/7). 

Budi mengatakan, sejumlah proyek yang dilakukan di Bandara Soetta meliputi sisi darat (land side) dan sisi udara (air side). Di sisi darat revitalisasi dilakukan oleh AP II bersama kontraktor PT PP pada terminal 1B dan 1C untuk penerbangan domestik, dan terminal 2F yang dikerjakan AP II dan Adhi Karya untuk penerbangan internasional.

Sementara di sisi udara, dilakukan pengerjaan landas pacu (runway) oleh AP II dan pemasangan software atau sistem oleh Airnav Indonesia untuk meningkatkan produktivitas pergerakan pesawat yang lepas landas maupun mendarat (take off/landing).

“Revitalisasi terminal dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas penumpang dari 65 juta per tahun menjadi 110 juta per tahun. Terminal 2F yang untuk internasional akan diperbesar menjadi 70.000 meter persegi,” ujar Budi.

Budi menyebut revitalisasi dilakukan guna mengakomodir permintaan penerbangan dari dan ke Jakarta melalui Bandara Soetta yang semakin meningkat

Secara keseluruhan, revitalisasi terminal 2 Bandara Bandara Soetta akan meningkatkan kapasitas pelayanan pergerakan penumpang dari sebelumnya hanya dapat menampung 9 juta penumpang per tahun menjadi 21 juta penumpang per tahun. Semula terminal 2 memiliki luas 173.608 meter persegi dan pascarevitalisasi menjadi 234.50 meter persegi pada terminal 2D, 2E, dan 2F.

Khusus di terminal 2F yang melayani penerbangan internasional, diprediksi dapat melayani hingga 7 juta penumpang yang semula hanya dapat menampung 3 juta penumpang. Adapun revitalisasi meliputi desain interior terminal, penggantian peralatan dan jaringan MEP (mechanical, electrical, plumbing), pembuatan connecting antar boarding lounge dan lounge umrah, dan penerapan IBMS. Total luas terminal 2F setelah revitalisasi menjadi 74.964 meter presegi yang semula hanya seluas 36.402 meter persegi.

Untuk revitalisasi terminal 1C dilakukan pada lantai dasar seluas 46.100 meter persegi dan lantai 1 seluas 38.200 meter persegi. Adapun revitalisasi terminal 1 C meliputi rea pelayanan penumpang keberangkatan dan kedatangan, area komersial, area perkantoran, connecting boarding lounge, area bagasi penumpang, maupun pekerjaan MEP.

Budi yang juga melakukan pengecekan fasilitas pemeliharaan pesawat terbang di Garuda Maintenance Facilities (GMF AeroAsia), mengatakan kepercayaan maskapai asing terhadap pemeliharaan pesawat di Indonesia semakin meningkat. Hal itu ditunjukkan dengan daftar waiting list permintaan perawatan pesawat baik dari maskapai nasional maupun asing.

img
Satriani Ari Wulan
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan