close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: facebook.com/AirlanggaHartarto
icon caption
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: facebook.com/AirlanggaHartarto
Bisnis
Kamis, 20 Juli 2023 12:34

Kejar jadi negara maju, RI maksimalkan bonus demografi dan bergabung dengan OECD

Indonesia berharap bisa lolos dari middle income trap dan dengan pendapatan perkapita mendekat US$30.300 per tahun di 2045.
swipe

Indonesia bakal masuk dalam periode bonus demografi. Di mana, periode bonus demografi seperti yang sering disampaikan presiden, ini waktunya sangat terbatas yakni hanya 13 tahun. Oleh karena itu, harus dimaksimalkan sebaik mungkin. 

"Pemerintah sudah meluncurkan program yang akan menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2025-2045, yang sekarang sedang berproses di Bappenas dan akan disiapkan menjadi undang-undang," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya yang dipantau online di YouTube Kompas tv, Kamis (20/7).

Out put dari program tersebut, tentunya Indonesia berharap bisa lolos dari middle income trap dan dengan pendapatan perkapita mendekat US$30.300 per tahun di 2045.

Terkait dengan itu, pada minggu lalu, Airlangga mengaku berkomunikasi dengan Sekretaris Jenderal The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), untuk melaksanakan arahan presiden mulai memproses menjadi anggota OECD.

Untuk diketahui, OECD adalah inter-governmental organisasi yang memiliki misi untuk mewujudkan perekonomian global yang kuat, bersih, dan berkeadilan (a stronger, cleaner, fairer world economy). Dalam implementasinya, OECD membantu para pengambil kebijakan, untuk mengatasi berbagai isu dan permasalahan global terbaru dan mencoba mengidentifikasi solusi kebijakan yang dapat diterapkan untuk dapat memperoleh manfaat yang optimal dari globalisasi, sambil menjawab berbagai tantangan dan menyelesaikan persoalan ekonomi, sosial, dan tata kelola yang baik (good governance).

"Indonesia adalah negara ketiga di Asia yang berproses. Sebelumnya ada Jepang dan Korea Selatan. Tentu keanggotan OECD ini akan mendorong Indonesia melaksanakan program dengan standar negara maju. Itu makanya keanggotaan OECD ini menjadi penting," ucap dia.

img
Hermansah
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan