close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi/Foto Pixabay.
icon caption
Ilustrasi/Foto Pixabay.
Bisnis
Sabtu, 04 September 2021 13:50

Suka cita pengusaha saat restrukturisasi kredit diperpanjang hingga 2023

Restrukturisasi kredit sangat melegakan dunia usaha, pengusaha lebih leluasa mengatur alur kas.
swipe

Pelaku usaha mengapresiasi pemerintah usai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperpanjang restrukturisasi perbankan hingga 2023. Dalam kondisi seperti ini, cash flow pengusaha sangatlah tertekan karena ketidak seimbangan antara pemasukan dan pengeluaran akibat dari pembatasan yang diterapkan oleh pemerintah dan turunnya daya beli masyarakat.

"Dengan adanya perpanjangan restrukturisasi kredit hingga Maret 2023 sangat melegakan dunia usaha dimana para pengusaha akan lebih leluasa mengatur alur kas," kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, Sabtu (4/9).

Bagi dunia usaha, katanya, kondisi saat ini penuh ketidakpastian, karena itu pemerintah harus hadir meringankan beban pelaku usaha, salah satunya adalah perpanjangan stimulus restrukturisasi kredit ini.

Dengan kebijakan ini tentu akan menjadi pendorong meningkatkan kinerja debitur dan perbankan serta bagian dari percepatan pemulihan ekonomi nasional. Harapannya stimulus ini benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk kelangsungan usahanya.

"Untuk itu kami sangat mengharapkan agar perubahan POJK yang mengatur kebijakan stimulus ini harus jelas, tegas dan pasti jangan sampai ada pasal karet yang dapat diterjemahkan berbeda beda di lapangan," ucapnya.

Dia menginginkan, ketika perubahan peraturan OJK ini dikeluarkan harus dibarengi dengan Juklak dan juknis yang tegas sehingga penerapannya di semua perbankan sama.

"Jangan sampai implementasinya di masing-masing perbankan berbeda beda yang membuat pengusaha pusing dan efektivitas dari kebijakan ini tidak dapat dirasakan oleh pelaku usaha," ujarnya.

Dia juga berharap agar pascaperubahan POJK ini dikeluarkan harus dilakukan evaluasi secara triwulan antara OJK, perbankan, dan dunia usaha sehingga dapat dipastikan efektivitas dari stimulus ini berjalan lancar di lapangan.

Bagi pelaku usaha, jika stimulus ini dapat dirasakan juga akan menambah minat pelaku usaha untuk menambah modal pinjaman ke perbankan sehingga kredit perbankan juga dapat mengalir ke dunia usaha dan akan banyak pelaku UMKM yang terselamatkan.

img
Nanda Aria Putra
Reporter
img
Fathor Rasi
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan