sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tak kenal libur, Mentan kawal pelepasan ekspor pertanian ke 41 negara

Transaksi ekspor pertanian dari Pelabuhan Tanjung Priok kali ini senilai Rp220 miliar.

Tri Kurniawan
Tri Kurniawan Jumat, 02 Apr 2021 19:20 WIB
Tak kenal libur, Mentan kawal pelepasan ekspor pertanian ke 41 negara
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor berbagai komoditas pertanian yang ditujukan ke 41 negara, di Terminal Kontainer Jakarta Internasional (JICT) Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, pada Jumat (2/4) pagi. 

Meski tanggal merah, Syahrul menyebutkan tetap hadir sesuai komitmen pemerintah dalam mendukung akselerasi ekspor pertanian. 

“Kami siap untuk menggelar karpet merah untuk eksportir. Kita buktikan tahun ini ekspor pertanian menjadi penopang perekonomian bangsa,” ungkapnya. 

Syahrul menyebutkan, transaksi ekspor pertanian dari Pelabuhan Tanjung Priok kali ini senilai Rp220 miliar. Kegiatan pelepasan ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok ini juga secara simbolis menandai kegiatan pelepasan ekspor di 52 tempat pengeluaran. Baik itu di pelabuhan, pos lintas batas, dan bandar udara yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

“Kita akan terus memaksimalkan ekspor pertanian Indonesia. Akselerasi ekspor ini hanya bisa kita lakukan kalau semua bekerja sama dan mau memperbaiki yang kurang,” sebut Syahrul.  

Syahrul menyebutkan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, Kementerian Pertanian (Kementan) akan terus bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain untuk untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian. 

“Dibutuhkan kerja sama yang apik antarmenteri untuk mengawal kepentingan bangsa sehingga kita pun turut hadir dalam mengawal kepentingsn rakyat,” tuturnya.

Sementara Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Efendi menyebutkan, pihaknya mendukung upaya Kementan dalam mengakselerasi ekspor pertanian. 

Sponsored

Meski Kementan tidak berada di bawah koordinasi Menko PMK, Muhajir menyebutkan, kinerja Kementan dalam menfasilitasi pembangunan pertanian turut mendukung program prioritas Menko PMK, terutama dalam pengentasan kemiskinan. 

“Pembangunan pertanian, di antaranya peningkatan ekspor pertanian memiliki peran penting dalam mengentaskan kemiskinan, terutama kalangan petani,” sebutnya. 

Lebih lanjut, Muhajir menyebutkan kegiatan ekspor pertanian bersinggungan dengan kesejahteraan petani. Dirinya mengharapkan akselerasi ekspor pertanian yang digerakkan oleh Kementan dapat turut mengangkat martabat petani. 

Kegiatan pelepasan ekspor kali ini turut dihadiri oleh Anggota Komite II DPD Yorrys Raweyai, pejabat dari Kementerian Koordinator Perekonomian, serta pejabat eselon 1 lingkup Kementan.

Berita Lainnya